Mamuju, PR Politik (24/12) – Anggota DPR RI Komisi VII, Muh. Zulfikar Suhardi, mengikuti dialog interaktif di RRI Mamuju mengenai peran legislator dalam mendukung transformasi digital RRI untuk generasi muda pada Kamis, 19 Desember 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Muh. Zulfikar Suhardi menekankan pentingnya publikasi sebagai ujung tombak dari setiap program. “Sarana publikasi ini menjadi ujung tombak dari setiap program karena sebaik apapun yang kita kerjakan, jika publikasi tidak berjalan, maka informasi tidak akan sampai ke masyarakat,” jelasnya.
Dia juga menyatakan bahwa Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI dan RRI harus mampu melahirkan gagasan yang dapat menjadi muara informasi bagi masyarakat. “Dari RDP kemarin, saya melihat lembaga penyiaran itu betul-betul melakukan evaluasi, seperti Dirut TVRI yang melakukan pertemuan dengan Utusan Khusus Presiden Bidang Kepemudaan dan Ekonomi Kreatif, sehingga Lembaga Penyiaran Publik ini bisa menjadi menarik,” tambahnya.
Anggota DPR RI asal Sulawesi Barat ini berharap agar Lembaga Penyiaran Publik dapat melakukan transformasi dengan memanfaatkan teknologi digital dan media sosial untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas siaran. “Kita berharap bagaimana transformasi digital di lembaga penyiaran betul-betul berjalan. Tidak bisa dipungkiri bahwa televisi dan juga radio sudah mulai ditinggalkan. Saya pribadi di rumah sudah jarang menonton TV karena lebih banyak menonton lewat HP, YouTube, dan Netflix,” harapnya.
Baca Juga: Endro Hermono Desak Evaluasi Data Penerima Program Keluarga Harapan
Dengan dukungan transformasi digital, Muh. Zulfikar Suhardi percaya bahwa RRI dan lembaga penyiaran lainnya dapat lebih relevan dan menarik bagi generasi muda, serta mampu menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Sumber: fraksidemokrat.org















