Jakarta, PR Politik – Dalam upaya mengawal dan memastikan proyek instalasi listrik di tiga kabupaten di Papua, Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Yan Permenas Mandenas, turun langsung ke lapangan. Sebagai putra daerah, Yan berkomitmen untuk terus mengawasi pembangunan infrastruktur di Papua agar berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
“Menyapa masyarakat sekaligus kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan instalasi listrik di Paniai, Dogiyai, dan Deiyai berjalan lancar,” ujar Yan.
Yan menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kemampuan pembangunan di wilayah Papua. “Saya akan terus mengawal agar Tanah Papua mendapat perhatian yang layak, baik dalam pembangunan infrastruktur maupun program lainnya,” tegasnya.
Dengan adanya akses terhadap listrik di wilayah terpencil, diharapkan dapat meningkatkan peluang masyarakat untuk menjadi lebih produktif, berdaya, dan mandiri, sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo mengenai pembangunan infrastruktur. “Masyarakat setempat harus diberdayakan dalam setiap proses pembangunan. Ini penting agar mereka juga merasakan manfaat secara langsung, bukan hanya dari hasil akhirnya,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Yan yang juga merupakan anggota Komisi XIII, mendapati beberapa laporan terkait keluhan dan kendala yang dihadapi dalam proses pelaksanaan proyek. Keluhan tersebut terutama berkaitan dengan akses jalan menuju lokasi proyek. Yan berjanji akan berkomunikasi dengan pihak terkait untuk segera menindaklanjuti masalah tersebut.
Melalui kunjungan ini, Yan berharap program instalasi listrik dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, bukan sekadar rencana di atas kertas. “Semoga ke depan pembangunan ini bisa lebih merata di seluruh pelosok Papua,” ungkapnya.
Dengan komitmen dan perhatian yang tinggi terhadap pembangunan infrastruktur, Yan Permenas Mandenas berupaya memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua.















