Ketapang, PR Politik – Musibah kekeringan ekstrem dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda 15 dari total 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Puncak musim kemarau pada September 2026 membuat kondisi di lapangan semakin mengkhawatirkan, lantaran warga tidak hanya terancam kabut asap melainkan juga kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Merespons kondisi darurat tersebut, DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang menggelar aksi tanggap bencana bertajuk Perindo Berbagi Air Bersih. Penyaluran air bersih diterjunkan selama dua hari berturut-turut menyasar Desa Sukabangun Dalam dan Kelurahan Sampit di Kecamatan Delta Pawan, Desa Negeri Baru di Kecamatan Benua Kayong, serta beberapa titik pemukiman lainnya.
“Kondisi alam di Ketapang saat ini sangat memprihatinkan. Selain harus menghadapi cuaca panas dan asap karhutla, warga juga krisis air. Meskipun kami belum bisa menjangkau seluruh pelosok Ketapang, setidaknya kami hadir meredam krisis di kawasan pusat kota dan sekitarnya,” ujar Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Ketapang, Amantus Sumarno, Kamis (10/9).
Krisis air di Ketapang dipicu oleh periode kekeringan yang sangat panjang. Data BMKG Kalbar mencatat wilayah Ketapang mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga mencapai 63 hari berturut-turut pada puncak kemarau September 2026.
Ia menegaskan bahwa armada bantuan air bersih Perindo akan terus bergerak menyisir pemukiman warga selama hujan belum turun dan krisis air bersih belum teratasi secara memadai.
“Selama hujan belum turun dan air bersih belum tersedia dengan layak, kami akan terus bergerak. Ini bukan sekadar membagi air, melainkan bukti keberadaan Perindo yang peka terhadap penderitaan rakyat,” tuturnya.
Bantuan ini disambut lega oleh warga lokal yang sebelumnya terpaksa mengonsumsi air berasa asin akibat mengeringnya sumur-sumur warga dan terjadinya intrusi air laut ke aliran sungai.
“Saya mewakili warga mengucapkan terima kasih mendalam kepada Partai Perindo. Bantuan air bersih ini benar-benar menyambung hidup kami,” ungkap Ketua RT 03 Kelurahan Sampit, Efendi Zulkarnaen.
“Saya mendorong semua kader Partai Perindo untuk berbuat dan berbagi dengan masyarakat yang memerlukan pertolongan. Di saat kemarau panjang, air bersih sangat dibutuhkan. Maka Perindo harus hadir membantu sebagaimana yang dilakukan Ketua DPD Ketapang. Ini sangat luar biasa,” pungkasnya.
sumber : Partai Perindo















