Soroti Kualitas Beras SPHP dan Batas Pembelian Ritel, Ellen Pelealu Komisi IV DPR Minta Bulog Pastikan Stok Baru

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi IV DPR RI, Ellen Esther Pelealu, meminta Perum Bulog menjamin kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di seluruh gudang pasokan berada dalam kondisi segar dan tidak mengendapkan stok lama. Di samping itu, ia turut menyoroti kebijakan pembatasan pembelian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di jaringan supermarket yang dinilai kontraproduktif terhadap target percepatan penyaluran beras nasional.

Hal tersebut ia sampaikan dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) berkala bersama jajaran Direksi Perum Bulog di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Senin (7/9).

“Kami ingin tahu berapa Cadangan Beras Pemerintah, khususnya yang diproduksi tahun kemarin. Kami ingin memastikan bahwa beras yang lama-lama itu sudah tidak ada lagi di gudang, sudah diganti dengan beras yang baru,” katanya.

ia menilai kejelasan masa simpan dan rotasi stok sangat vital guna mengikis persepsi miring publik terhadap mutu beras SPHP. Karena itu, ia menyambut positif langkah penyegaran kemasan baru berlabel “Beras Kita Medium” sebagai strategi pembenahan citra produk Bulog di masyarakat.

“Di daerah itu image-nya kalau mau beli beras SPHP, berasnya sudah kelamaan di dalam gudang. Dengan adanya kemasan yang baru dan sudah ada tulisan ‘Beras Kita Medium’, tentunya image bahwa beras kita itu kelamaan disimpan di gudang akan pelan-pelan terhapus,” ujarnya.

Namun demikian, ia mempertanyakan temuan pembatasan kuota pembelian beras SPHP oleh konsumen di ritel modern wilayah DKI Jakarta, yang dinilai bertolak belakang dengan misi penyerapan masif Bulog.

“Di supermarket itu dibatasi, khususnya di Kota Jakarta. Per orang cuma bisa belanja empat sak. Sementara Bulog bagaimana caranya bisa secepatnya mengeluarkan beras SPHP ini. Jadi ini tentunya menjadi tanda tanya bagi saya,” kritiknya.

Baca Juga:  Surahman Hidayat Soroti Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Mataram

Meski memberikan sejumlah catatan kritis, legislator dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah ini mengapresiasi kinerja distribusi bantuan pangan Bulog yang telah berhasil menembus wilayah perairan kepulauan terluar di dapilnya.

“Di daerah kami, saya punya testimoni di kabupaten yang paling jauh, di kepulauan, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut. Untuk pendistribusian bantuan pangan itu sudah 80 persen tiba. Tentunya ini satu pencapaian yang cukup luar biasa,” pungkasnya.

sumber : Fraksi Demokrat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini