Tommy Kurniawan Apresiasi Tingginya Dana Pihak Ketiga di DIY, Kaitkan dengan Tingginya Literasi Keuangan dan IPM

Anggota Komisi XI DPR RI, Tommy Kurniawan | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (9/12) – Anggota Komisi XI DPR RI, Tommy Kurniawan, mengapresiasi tingginya Dana Pihak Ketiga (DPK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dinilai mencerminkan tingginya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di daerah tersebut. Ia mengaitkan keduanya dengan tingkat literasi keuangan yang baik di DIY, yang menurutnya dapat menjadi contoh bagi daerah lain.

“Ini saya kira memang di sini karena IPM-nya tinggi, jadi orang literasi keuangannya tinggi, ya? Karena terlihat dari DPK-nya yang sangat tinggi. Nah, rahasianya apa nih? Kira-kira bisa ditularkan ke daerah-daerah lain, dan cara sosialisasinya seperti apa?” tanya Tommy dalam Rapat Kunjungan Kerja Komisi XI ke Yogyakarta, Jumat (6/12/2024).

Menurut data Bappenas, IPM DIY menempati peringkat kedua nasional dengan angka 81,62, jauh di atas rata-rata nasional yang hanya 75,02. IPM sendiri adalah indikator yang mengukur harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup masyarakat, yang menggambarkan bagaimana penduduk mengakses hasil pembangunan dalam berbagai aspek kehidupan seperti pendapatan, kesehatan, dan pendidikan.

Baca Juga: Abdul Hadi Imbau Peningkatan Kewaspadaan Hadapi Cuaca Ekstrem di Lombok

Dalam rapat tersebut, Didik Madiyono, Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank LPS, menjelaskan bahwa total DPK bank-bank umum di DIY pada Oktober 2024 mencapai Rp83,43 triliun. Sementara itu, data BPR/BPRS di DIY per September 2024 menunjukkan total aset sebesar Rp10,48 triliun, total DPK Rp7,99 triliun, dan total kredit/pembiayaan Rp8,04 triliun.

“Kalau kemarin kita dengar dari BS LPS, literasi keuangan di daerah lain itu masih sangat rendah. Jika kita lihat DPK nasionalnya juga masih jauh, sementara di DIY ini cukup tinggi. Jadi kira-kira apa rahasianya?” ungkap politisi dari Fraksi PKB ini.

Baca Juga:  Mori Hanafi Desak Penurunan Harga Tiket Penerbangan Domestik

Data menunjukkan bahwa pada Oktober 2024, DPK DIY mengalami pertumbuhan sebesar 5,06% YoY. Seluruh komponen DPK mengalami pertumbuhan positif, dengan peningkatan terbesar pada produk tabungan yang tercatat naik 5,72% YoY. Porsi giro dan tabungan (CASA) masih mendominasi DPK DIY dengan total sebesar Rp61,35 triliun atau 73,53% dari total DPK, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp58,18 triliun (73,25% dari total DPK).

 

Sumber: dpr.go.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini