Sudian Noor Dorong Pembentukan Politeknik Kebencanaan di Kalimantan Selatan

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Sudian Noor

Jakarta, PR Politik (18/12) – Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H. Sudian Noor, mendorong Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk segera memiliki Politeknik Kebencanaan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang ahli di bidang kebencanaan. Pernyataan tersebut disampaikan Sudian Noor saat Reses Masa Persidangan I di Ruang Rapat H. Aberani Sulaiman pada Selasa (17/12/2024).

“Berada di daerah rawan bencana, sudah semestinya kita memiliki Politeknik Kebencanaan. Ini diperlukan untuk membentuk SDM yang ahli di bidang kebencanaan,” ujar Sudian Noor.

Pernyataan ini mencerminkan urgensi keberadaan lembaga pendidikan khusus yang fokus pada mitigasi, penanggulangan, dan pemulihan bencana di daerah yang sering menghadapi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor.

Selain itu, Sudian Noor juga mendorong pembentukan lebih banyak Desa Tangguh Bencana (Destana) di Kalsel. Hingga saat ini, provinsi tersebut baru memiliki 44 Destana, padahal wilayahnya kerap terpapar risiko bencana alam. “Untuk pembentukan Destana ini, peran pemerintah daerah harus ditingkatkan, tidak hanya di desa rawan bencana, tetapi juga bagi desa sekitar rawan bencana, bisa dengan menggunakan Anggaran Dana Desa,” lanjutnya.

Baca Juga: Arisal Aziz Donasikan Gaji untuk Petugas Memandikan Jenazah di Pariaman

Dalam kesempatan tersebut, Sudian Noor menyerahkan secara simbolis bantuan dana siap pakai untuk dukungan operasional serta dana siap pakai untuk logistik dan peralatan dalam kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi.

Direktur Mitigasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Berton Suar Pandjaitan, yang turut hadir, menyoroti pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mitigasi bencana. Ia juga menekankan agar kelompok rentan, seperti disabilitas dan lansia, tidak diabaikan dalam proses penanganan bencana. “Bagaimana setiap orang turut andil dalam mitigasi bencana, di sisi lain, mereka (kalangan disabilitas, warga rentan) juga jangan sampai terabaikan dalam penanganan bencana,” tegasnya.

Baca Juga:  Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam Dorong SIG Lakukan Restrukturisasi dan Perkuat Strategi Hadapi Tekanan Global

Berton juga mendorong inisiatif untuk membuat jalur evakuasi di kantor-kantor pemerintahan, dimulai dari Kantor Gubernur Kalsel. “Ini murah meriah, membuat jalur evakuasi, dimulai dari Kantor Gubernur Kalsel. Jika sudah ada, saya yakin perkantoran lain juga akan ikut membuat jalur evakuasi,” ujarnya. Langkah ini dinilai sederhana namun efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di lingkungan kerja.

Baca Juga: Cucun Ahmad Syamsurijal Ajak Masyarakat Perangi Judi Online di Indonesia

Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalsel, Fitri Hernadi, mengapresiasi kehadiran dan perhatian Sudian Noor terhadap upaya mitigasi bencana di daerahnya.

Dalam kegiatan ini, pemerintah menyerahkan bantuan dana siap pakai untuk operasional, logistik, dan peralatan guna kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di lima kabupaten/kota di Kalsel, yakni Banjarmasin, Banjarbaru, Tanah Bumbu, Kotabaru, dan Tanah Laut. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung status siaga darurat yang telah ditetapkan oleh kabupaten/kota tersebut, mengingat puncak musim hujan kerap menjadi momen rawan terjadinya bencana.

Kehadiran sejumlah pihak yang peduli dan aktif dalam upaya mitigasi diharapkan mampu mengurangi dampak bencana di Kalsel secara signifikan.

 

Sumber: fraksipan.com

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini