Sasar Pemilih Muda Pemilu 2029, AHY Buka Pintu Rekrut Influencer dan Key Opinion Leaders Masuk Partai Demokrat

Pemilih Muda Pemilu 2029

Jakarta, PR Politik – Partai Demokrat mengintensifkan strategi komunikasi politik menyasar kelompok generasi muda dalam merancang peta pemenangan Pemilu 2029. Salah satu pendekatan taktis yang digulirkan yakni merekrut serta merangkul influencer maupun Key Opinion Leaders (KOL) dari pelbagai latar belakang profesi.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa infiltrasi ke segmen pemuda merupakan hal krusial mengingat dominasi demografi pemilih muda dalam lanskap politik nasional yang terus melonjak pesat.

“Sebetulnya kami ingin terus menyapa berbagai kalangan, berbagai komunitas, termasuk generasi muda Indonesia yang jumlahnya semakin besar bahkan akan mendominasi,” katanya usai menghadiri Bimtek Nasional Anggota Fraksi Partai Demokrat di Red Top Hotel Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Ia memaparkan bahwa gabungan Generasi Milenial dan Generasi Z telah menyumbang sekitar 56 persen dari total DPT pada Pemilu 2024 lalu, dan angka proporsi tersebut diproyeksikan bakal kian mendominasi pada ajang Pemilu 2029 mendatang.

Ia menggarisbawahi bahwa pergeseran peta pemilih ini menuntut partai politik untuk tanggap memahami karakteristik, kebutuhan, serta aspirasi riil anak muda. Ia berkomitmen tidak akan menempatkan kelompok muda sekadar sebagai komoditas suara berkala lima tahunan.

“Artinya kita perlu memahami karakteristik dan melakukan upaya terbaik untuk memahami apa yang menjadi aspirasi anak-anak muda kita dan kita perjuangkan. Bukan hanya kita jadikan komoditas politik tapi kita libatkan dalam pengambilan keputusan bahkan kebijakan,” jelasnya.

Dalam perspektif demokratis, ia menilai para influencer dan figur publik berilmu memiliki daya jangkau yang efektif sebagai sarana penyambung gagasan, persepsi, dan edukasi politik ke masyarakat luas.

“Influencer salah satu bagian dari demokrasi karena dalam urusan menyebarkan pandangan, gagasan, termasuk juga membangun kebersamaan itu dibutuhkan tokoh-tokoh yang punya pengaruh besar juga, atau key opinion leaders, termasuk influencer,” tuturnya.

Baca Juga:  Cak Imin Lepas Pemudik dalam Program Mudik Gratis PKB 2025

Ia menambahkan bahwa figur berpengaruh tersebut tidak melulu terbatas dari industri hiburan, melainkan mencakup para profesional rujukan dari bermacam disiplin ilmu.

“Oleh karena itu kami berupaya juga untuk mengajak, merekrut, agar makin kuat dan alhamdulillah cukup banyak di antara mereka yang tertarik bergabung dengan Partai Demokrat,” pungkasnya.

sumber : Berita Senayan

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini