Sambut HUT ke-62, DPD Golkar Jatim Gelar Turnamen Pelajar “Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak” di 11 Zona

Surabaya, PR Politik – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar turnamen mini soccer antarpelajar tingkat SMA/sederajat se-Jawa Timur bertajuk “Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak”. Ajang yang berlangsung di 11 zona penyisihan ini diproyeksikan menjadi kompetisi mini soccer tingkat pelajar terbesar di wilayah Jawa Timur.

Secara keseluruhan, turnamen ini diikuti oleh 176 tim dari berbagai kabupaten/kota dengan keterlibatan lebih dari 2.600 pemain dan official.

“Babak penyisihan kita gelar di 11 zona. Sedangkan babak final di Surabaya,” kata Ketua Pelaksana Bahlil Minisoccer Asyik Menuju Puncak DPD Partai Golkar Jawa Timur, Arif Fathoni, Minggu (30/8).

Kesebelas zona pertandingan meliputi Zona 1 Malang, Zona 2 Madiun, Zona 3 Tulungagung, Zona 4 Kediri, Zona 5 Bojonegoro, Zona 6 Mojokerto, Zona 7 Surabaya, Zona 8 Madura, Zona 9 Probolinggo, Zona 10 Jember, serta Zona 11 Banyuwangi. Masing-masing zona mempertandingkan 16 tim sekolah secara kompetitif.

Ia menjelaskan bahwa gelaran olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar yang puncak perayaannya jatuh pada 20 Oktober mendatang.

“Kick off 31 Agustus 2026 di zona Malang,” terangnya.

Babak final dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 18–19 Oktober 2026 dengan mempertemukan seluruh jawara dari 11 zona. Panitia menyediakan alokasi total hadiah sebesar Rp188,5 juta berupa uang pembinaan, trofi, medali, serta sertifikat resmi.

“Di final, para juara zona memperebutkan Piala Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia,” tambahnya

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, menegaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini merupakan manifestasi tanggung jawab partai dalam menjangkau dan membina potensi generasi muda di Jawa Timur melalui sarana yang positif.

“Melalui turnamen ini, kami ingin menularkan semangat bahwa berpolitik itu mengasyikkan. Sesuai tagline Partai Golkar Jatim, Asyik Menuju Puncak,” ujarnya.

Baca Juga:  Kantongi Predikat Sesuai Regulasi, PKS Terima LHP BPK Terkait Dana Bantuan Parpol 2025

Melihat masih adanya stigma negatif atau sikap antipati sebagian anak muda terhadap dunia politik, Ali menguraikan pentingnya pemberian pendidikan politik secara inklusif.

“Anak muda bisa dan bahkan harus ikut menentukan kebijakan negara. Karena pemilik masa depan negara ini adalah mereka,” tegas mantan alumnus Ponpes Tebuireng tersebut.

“Pak Bahlil kan juga mempunyai background kehidupan yang penuh keterbatasan ini,” pungkasnya seraya menekankan pentingnya pembentukan karakter pantang menyerah dan kepemimpinan bagi seluruh peserta turnamen.

sumber : Golkar

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini