Bandung, PR Politik – Musyawarah Daerah (Musda) XII Depidar Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Jawa Barat menjadi momentum krusial bagi keberlanjutan regenerasi kepemimpinan organisasi. Forum yang berlangsung di Hotel Horison, Kota Bandung, pada Sabtu (29/8) hingga Minggu (30/8) tersebut menandai kesiapan SOKSI Jawa Barat memasuki babak baru setelah sekian lama dipimpin oleh tokoh senior, Yod Mintaraga.
Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, yang hadir langsung dalam pembukaan Musda XII menegaskan bahwa estafet kepemimpinan merupakan bagian penting dari proses keberlanjutan dan kaderisasi organisasi yang harus dijalankan secara konsisten.
“Ini adalah periodisasi yang secara konsisten kita jalankan. SOKSI Jawa Barat selama ini telah dipimpin oleh tokoh yang legendaris, Mang Yod,” katanya.
Ia mengapresiasi kebesaran hati Yod Mintaraga yang telah memberikan keteladanan dengan memberikan ruang bagi lahirnya regenerasi di tubuh SOKSI Jawa Barat untuk periode 2025–2030.
“Mang Yod dengan berbesar hati menyampaikan perlu adanya regenerasi. Selanjutnya kita serahkan sepenuhnya kepada mekanisme Musda,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa secara internal telah muncul nama calon kuat penerus estafet kepemimpinan, yakni Untung yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Depidar SOKSI Jawa Barat.
“Sudah ada kesepakatan tokohnya. Nanti dibicarakan di internal, yaitu Mang Untung untuk melanjutkan kepemimpinan Mang Yod,” katanya.
Di samping mengawal regenerasi, ia menggarisbawahi pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas internal, terutama setelah SOKSI berhasil melepaskan diri dari dinamika dualisme masa lalu.
“Saya sangat gembira dengan SOKSI Jawa Barat. Solid, kuat dan kekeluargaannya dijaga dengan baik. Kita pernah mengalami dualisme, tetapi dukungan SOKSI Jawa Barat luar biasa,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa SOKSI di bawah kepemimpinannya merupakan struktur tunggal yang diakui secara sah oleh Partai Golkar. “SOKSI sekarang adalah SOKSI yang tunggal. SOKSI di bawah kepemimpinan saya adalah SOKSI yang diakui oleh Partai Golkar. Begitu juga SOKSI Jawa Barat di bawah kepemimpinan Mang Yod, diakui oleh DPD Golkar Jawa Barat,” jelasnya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turut menyampaikan apresiasi atas konsistensi kaderisasi dan kepatuhan terhadap mekanisme organisasi yang ditunjukkan oleh SOKSI.
“Regenerasinya terus berjalan, proses-proses dan mekanisme organisasinya ditempuh. Artinya, organisasi ini memang punya tradisi berorganisasi yang sangat baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Depidar SOKSI Jawa Barat demisioner, Yod Mintaraga, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran masa bakti kepemimpinannya sekaligus mengapresiasi jajaran pimpinan nasional yang berhasil melepaskan SOKSI dari perpecahan.
“Alhamdulillah, saya telah berhasil menunaikan tugas dan tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan lima tahun lalu. Saya juga berterima kasih kepada para pimpinan yang telah membimbing saya, bahkan mempersatukan SOKSI ketika ada dualisme,” katanya.
Menatap masa depan organisasi, ia berpesan agar SOKSI Jawa Barat terus memperkokoh identitas utamanya sebagai wadah pencetak kader bangsa yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemenangan politik Partai Golkar.
“Untuk lima tahun ke depan, SOKSI harus lebih kuat dan memberikan kontribusi bagi kebesaran SOKSI secara nasional maupun Jawa Barat, serta tentu memperkuat Golkar,” ujarnya.
Ia memungkas kinerjanya dengan mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan publik. “SOKSI ikonnya adalah pendidikan kader bangsa. Kehadiran kita di tengah masyarakat harus semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada SOKSI,” pungkasnya.
sumber : Partai Golkar















