Nevi Zuairina Desak Pemerintah Atasi Krisis Gas di Kepri untuk Stabilitas Industri

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina | Foto: PKS DPR RI (dok)

Batam, PR Politik – Anggota Komisi XII DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menekankan pentingnya langkah cepat dan tepat dari pemerintah dalam menangani krisis pasokan gas di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Krisis ini telah berdampak pada kenaikan harga listrik, mengancam daya saing industri di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan spesifik Komisi XII ke Kepri, Nevi mengungkapkan bahwa lonjakan harga gas untuk pembangkit listrik berpotensi menaikkan tarif listrik industri dan residensial. Kota Batam, yang memiliki lebih dari 700 perusahaan di 30 kawasan industri, sangat bergantung pada pasokan energi yang stabil.

“Jika tidak segera diatasi, kenaikan biaya energi dapat mendorong relokasi industri ke negara tetangga seperti Johor, Malaysia, yang saat ini memiliki tarif listrik yang hampir setara dengan Batam,” ujar politisi PKS asal Sumbar II tersebut.

Nevi menyoroti defisit pasokan gas sekitar 53 BBTUD untuk pembangkit listrik dan sektor retail di Kepri. Akibatnya, pembangkit listrik harus mencampur gas pipa dengan LNG, yang menyebabkan lonjakan harga gas hingga USD 10–11 per MMBTU.

“Kondisi ini menciptakan ketidakpastian bagi investor dan industri, terutama dengan meningkatnya permintaan listrik untuk data center dan ekspansi sektor manufaktur,” tegasnya.

Sebagai solusi, Nevi mendukung langkah Komisi XII untuk segera memanggil Dirjen Migas, PGN, Pertamina, dan PLN dalam rapat panja migas guna mencari solusi konkret. Ia juga mengusulkan pembangunan infrastruktur pipa gas dari Blok Natuna ke Pulau Pemping serta evaluasi kebijakan harga LNG dan opsi impor gas.

“Pemerintah harus hadir dengan solusi tegas. Kepri adalah jantung industri perbatasan, dan kita tidak bisa membiarkan sektor industri hengkang hanya karena tarif listrik yang tidak kompetitif. Ini menyangkut kedaulatan energi dan keberlanjutan ekonomi nasional,” pungkasnya.

Baca Juga:  Widya Pratiwi Soroti Dugaan Pelanggaran HAM terhadap Perempuan Eks Pemain Sirkus OCI

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini