Jakarta, PR Politik – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Akhmad Munir, di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (24/12). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas antara institusi pertahanan dan insan pers dalam menjaga stabilitas serta kedaulatan informasi nasional.
Dalam dialog tersebut, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab besar sebagai pilar demokrasi yang harus berpihak pada kepentingan nasional. Menhan juga menyampaikan apresiasinya terhadap independensi PWI selama ini.
Menhan menekankan pentingnya peran pers yang memegang teguh prinsip loyalitas kepada kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan. Selain itu, ia mengapresiasi PWI sebagai organisasi wartawan tertua yang konsisten bersifat non-partisan.
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah keberhasilan kolaborasi lapangan antara TNI dan wartawan, khususnya dalam peliputan di wilayah konflik atau daerah terpencil. Menhan menyoroti efektivitas program wartawan yang melekat pada satuan tugas di lapangan.
Menhan juga menyoroti keberhasilan program “Embedded Journalist” yang telah dilaksanakan di Papua. Program ini dinilai efektif memberikan pengalaman nyata dan pemahaman mendalam kepada wartawan mengenai situasi di lapangan, sehingga berita yang dihasilkan lebih akurat dan berimbang. Melalui berbagai inisiatif ini, Kemhan berharap pers dapat terus menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat dan menjaga persatuan bangsa.
Pertemuan ini juga menghasilkan kesepakatan mengenai pentingnya narasi yang kredibel untuk menangkal berita bohong (hoax) atau disinformasi yang dapat mengancam stabilitas negara. Kemhan dan PWI sepakat bahwa kolaborasi erat sangat diperlukan untuk melawan disinformasi dan menyebarkan narasi positif, terutama dalam situasi krisis atau penanganan bencana.
Sinergi berkelanjutan ini diharapkan dapat memastikan publik menerima informasi yang jernih dan edukatif, terutama terkait kebijakan-kebijakan strategis pertahanan negara.
Hadir mendampingi Ketua Umum PWI dalam pertemuan tersebut antara lain Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah. Pertemuan ditutup dengan komitmen kedua belah pihak untuk terus menjalin komunikasi intensif demi kepentingan nasional.
sumber : Kemhan RI















