Legislator NasDem Mori Hanafi Apresiasi Tarif Tol Bandara Soetta untuk Kendaraan Golongan I Tetap

Mori Hanafi | Foto: Rafiin/detikBali

Jakarta, PR Politik – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Mori Hanafi, mengapresiasi kebijakan pemerintah bersama operator jalan tol yang tidak menaikkan tarif Tol Bandara Soekarno Hatta (Soetta) untuk kendaraan golongan I. Kebijakan tersebut dinilai mencerminkan kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang masih mengandalkan kendaraan golongan I sebagai tulang punggung mobilitas harian.

Menurut Mori, kendaraan golongan I, seperti kendaraan pribadi dan taksi daring, memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas pekerja dan pengguna jasa di kawasan Bandara Soekarno Hatta. Karena itu, keputusan untuk tidak menaikkan tarif pada golongan ini dianggap tepat dan berpihak pada kepentingan publik.

Di sisi lain, Mori menilai penyesuaian tarif untuk kendaraan golongan II hingga V sebagai langkah yang wajar dan rasional. Ia menilai kebijakan tersebut dapat dipahami dengan mempertimbangkan faktor inflasi, kebutuhan biaya perawatan infrastruktur, serta ukuran dan beban kendaraan besar yang memberikan dampak lebih signifikan terhadap kondisi jalan tol.

“Penyesuaian tarif untuk kendaraan besar dapat dipahami secara ekonomi dan teknis, selama dilakukan secara proporsional dan tidak membebani masyarakat kecil,” ujar Mori, Senin (5/1/2026).

Meski demikian, Mori menegaskan bahwa kebijakan tarif harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kondisi jalan tol. Ia mengingatkan bahwa Tol Bandara Soetta telah beroperasi lebih dari 30 tahun dan menjadi salah satu koridor jalan tol tersibuk di Indonesia, sehingga membutuhkan perawatan dan standar layanan yang optimal.

Lebih lanjut, Mori menekankan bahwa Tol Bandara Soetta harus selalu berada dalam kondisi 100 persen prima. Menurutnya, ruas tol tersebut merupakan wajah awal infrastruktur jalan tol Indonesia yang pertama kali dilalui oleh tamu negara, wisatawan, maupun investor internasional saat tiba di Tanah Air.

Baca Juga:  Endang Agustina Soroti Ketimpangan Anggaran dan Pelayanan Polri, Minta Pembenahan Serius

“Ketika orang asing datang ke Indonesia, kesan pertama mereka tentang infrastruktur kita dimulai dari Tol Bandara Soetta. Karena itu, tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas, keselamatan, dan kenyamanan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan memastikan bahwa setiap penyesuaian tarif benar-benar diikuti dengan peningkatan layanan yang nyata. Dengan demikian, Tol Bandara Soetta tidak hanya layak secara bisnis, tetapi juga mencerminkan standar, kualitas, dan martabat pelayanan publik Indonesia.

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru