Bekasi, PR Politik – Komisi I DPR RI menerima laporan dari Komando Resimen Militer (Korem) 051 Wijayakarta mengenai keterbatasan rumah dinas (rumdin) bagi prajurit. Kondisi ini membuat banyak personel harus menyewa tempat tinggal jauh dari lokasi kerjanya. Menanggapi hal itu, Komisi I DPR RI menyatakan komitmennya untuk membantu pemenuhan kebutuhan rumah dinas bagi para prajurit di bawah naungan Korem tersebut.
“Ini (rumdin) salah satu yang penting karena prajurit ini berasal dari berbagai tempat. Ketika mereka ditempatkan di sini jangan sampai mereka tidak mendapatkan tempat yang layak apalagi mereka membawa keluarga,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, usai pertemuan di Markas Korem 051 Wijayakarta, Bekasi, Kamis (6/11/2025).
Dave menegaskan, setiap prajurit TNI berhak memperoleh dukungan yang layak dari negara, baik untuk dirinya maupun keluarganya. Negara, kata dia, harus hadir memastikan kesejahteraan mereka terpenuhi secara menyeluruh.
“Jadi, baik kesejahteraan prajurit, tempat tinggal mereka, pendidikan terhadap anak-anak mereka itu (harus) benar-benar disiapkan dan diperhatikan oleh negara,” ungkapnya.
Berdasarkan data Korem 051 Wijayakarta, total rumah dinas yang tersedia mencapai 240 unit. Namun, hanya 11,69 persen di antaranya yang masih layak huni. Jumlah tersebut juga masih belum sebanding dengan total personel yang ada.
Di tengah keterbatasan fasilitas dan kebutuhan peningkatan kesejahteraan, Dave menyampaikan apresiasi tinggi kepada TNI yang tetap menunjukkan dedikasi dan kinerja maksimal dalam menjalankan tugas.
“Walaupun dengan keterbatasan yang mereka miliki akan tetapi mereka bisa mengoptimalkan semua kapasitas yang ada dalam berbagai tugas-tugasnya,” pungkas Dave.















