Changsha, PR Politik – Delegasi Partai Golkar yang dipimpin oleh Ketua Bidang Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional DPP Partai Golkar, Ali Mochtar Ngabalin, bersama Sekretaris Amriyati Amin, melakukan kunjungan strategis ke fasilitas manufaktur SANY di Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok, Kamis sore (16/7).
Rombongan yang membawa 20 kader berlambang pohon beringin tersebut didampingi oleh tim dari International Department of the Central Committee of the Communist Party of China (IDCPC). Kunjungan ini ditujukan untuk membedah secara langsung formula sukses SANY hingga berhasil menjelma menjadi salah satu ikon kebangkitan industri manufaktur global asal Tiongkok.
“Berawal dari sebuah pabrik kecil bahan las yang berdiri pada tahun 1986, SANY kini jadi salah satu produsen alat berat terbesar di dunia dengan jaringan bisnis yang menjangkau lebih dari 100 negara,” ungkapnya usai meninjau area produksi, Kamis (16/7).
Ia memaparkan bahwa korporasi raksasa ini disokong oleh pusat riset dan pengembangan (R&D) yang kuat, basis produksi mutakhir, serta jaringan layanan global dengan menyerap tenaga kerja lebih dari 40 ribu orang.
SANY saat ini dikenal sebagai pemimpin pasar di berbagai segmen alat berat, khususnya pada kategori mesin beton (concrete machinery). Bahkan, produk pompa beton buatan SANY tercatat telah mendominasi dan digunakan dalam proyek pembangunan lebih dari 80 persen gedung pencakar langit dengan ketinggian di atas 500 meter di seluruh penjuru dunia.
“Keunggulan utama SANY tak hanya terletak pada skala produksinya, tapi juga pada kemampuan inovasi teknologinya. Kita lihat sebagian besar pekerjaan di pabrik dilakukan robot. Wajar jika pembangunan gedung-gedung pencakar lain selevel Burj di UEA Percaya pada SANY,” urainya yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang DPP Partai Golkar tersebut.
Lebih lanjut, ia membeberkan bahwa SANY terus melakukan diversifikasi produk secara agresif, mulai dari pengembangan excavator, crane, mesin pelabuhan, hingga aneka alat pertambangan yang seluruhnya berbasis elektrifikasi serta teknologi cerdas.
“Transformasi digital jadi salah satu faktor SANY bisa unggul di tengah persaingan global. Berbagai fasilitas produksinya menerapkan konsep intelligent manufacturing melalui otomatisasi, robotika, Internet of Things (IoT), analisis data, dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga kualitas produk. Setahu saya pabrik SANY juga sudah ada di Jawa Barat, Indonesia,” jabarnya.
Selain unggul dalam digitalisasi, perusahaan ini dinilai sangat responsif terhadap isu lingkungan dengan meluncurkan lebih dari 40 produk elektrik baru sepanjang tahun 2024 sebagai bagian dari strategi transisi menuju industri hijau beremisi rendah.
Langkah pembelajaran teritorial ini diakuinya sebagai instruksi taktis dari pimpinan tertinggi partai guna memperkaya wawasan kader Golkar mengenai arah industri masa depan yang ramah lingkungan.
“Dengan kombinasi inovasi, investasi riset, ekspansi global, dan manufaktur cerdas, SANY jadi contoh perusahaan industri yang mampu bertransformasi menjadi pemain global memimpin perkembangan teknologi alat berat modern. Sudah tepat kita ke China sesuai arahan Ketum Partai Golkar, bung Bahlil Lahadalia untuk belajar manufaktur berbasis elektrifikasi dan teknologi,” pungkasnya menyudahi taklimat persnya.
sumber : Golkar















