Riyadh, PR Politik – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai pembangunan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Riyadh dan Jeddah yang diperuntukkan bagi anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal atau bekerja di Arab Saudi. Pembangunan sekolah ini menandai komitmen pemerintah untuk menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh warga negara, dimanapun berada.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan sekolah ini merupakan wujud nyata visi besar Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama kemandirian bangsa, sejalan dengan Asta Cita 2024–2029.
Acara peletakan batu pertama dilakukan oleh Menteri PU Dody Hanggodo di Kota Riyadh, Selasa (21/10). “Hari ini bukan sekadar acara peletakan batu pertama. Hari ini adalah penanda semangat bangsa Indonesia untuk terus menanam ilmu, harapan, dan masa depan di mana pun warganya berada,” kata Menteri PU Dody Hanggodo dalam sambutannya.
Menteri Dody menegaskan, “Visi ini kini diwujudkan dalam Asta Cita 2024–2029, yang menuntun Indonesia menjadi bangsa mandiri, berdaulat, dan berkeadilan. Sejalan dengan itu, melalui arah kebijakan PU608, Kementerian Pekerjaan Umum mendorong pembangunan infrastruktur rakyat yang bukan hanya tangguh secara teknis, tetapi juga menghadirkan keadilan sosial dan kemanfaatan lintas generasi.”
SILN Riyadh dibangun di atas lahan seluas 7.507 $\text{m}^2$ dengan bangunan 3 lantai yang mampu menampung sekitar 570 siswa. Sekolah ini mengusung konsep “School as Learning Community”, dirancang inklusif dan ramah anak dengan fasilitas lengkap seperti masjid, laboratorium, dan lapangan mini soccer.
Sementara itu, SILN Jeddah berdiri di atas lahan seluas 3.600 $\text{m}^2$ di Al Andalus District, dan rencananya menggantikan bangunan sekolah lama untuk jenjang SMA yang telah berusia sekitar 20 tahun.
Menteri Dody menekankan, “Pembangunan SILN Riyadh dan Jeddah ini bukan sekadar proyek fisik. Ia adalah simbol kehadiran bangsa Indonesia di luar negeri, simbol kasih sayang negara kepada warganya, dan simbol persahabatan abadi antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.”
Mengakhiri sambutannya, Menteri Dody berpesan agar konstruksi berjalan tepat waktu dengan mutu terbaik. “Hari ini kita tidak hanya meletakkan batu, tetapi menegakkan cita dan doa bangsa. Kita menanam nilai, semangat, dan keyakinan bahwa masa depan Indonesia akan selalu berakar pada ilmu pengetahuan dan akhlak mulia,” tutup Menteri Dody.
sumber : Kemenpu RI















