Pacitan, PR Politik – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan bahwa tata kelola sampah makro bukan lagi sekadar perkara menjaga kebersihan lingkungan konvensional. Pengolahan sampah kekinian telah bertransformasi menjadi gerakan kolektif untuk merawat ekosistem, mengunci keberlanjutan hidup, mendongkrak derajat kesehatan masyarakat, sekaligus menstimulasi pertumbuhan pos perekonomian baru berbasis kerakyatan.
Pernyataan tersebut disuarakan oleh Ibas yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, saat melakukan peninjauan taktis ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Sidomakmur di Kelurahan Sidoharjo, Kabupaten Pacitan, Sabtu (4/7). Dalam kunjungan ke wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VII tersebut, Ibas didampingi jajaran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) guna melangsungkan sosialisasi akbar bertajuk “Sampah Terkelola, Lingkungan Terjaga”.
“Setiap kali saya datang ke Pacitan, saya selalu merasakan semangat gotong royong dan kekeluargaan yang begitu kuat. Pacitan bukan hanya memiliki alam yang indah, tetapi juga masyarakat yang pekerja keras dan selalu bergandengan tangan membangun daerahnya,” tuturnya mengawali sambutan.
Menurut legislator bergelar Doktor dari IPB University tersebut, revolusi cara pandang terhadap komoditas sampah wajib dipantik sejak dari kluster domestik terkecil, yakni lingkungan keluarga dan desa. Ia mengapresiasi orkestrasi dinas teknis dan komunitas lokal di Pacitan yang berhasil menyulap limbah rumah tangga menjadi produk produktif bernilai guna tinggi.
“Biasanya sampah hanya dibuang begitu saja dan tidak memberikan manfaat. Namun hari ini kita melihat bagaimana, dengan dukungan pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, dan semangat kelompok masyarakat, sampah rumah tangga bisa dikelola menjadi sesuatu yang produktif dan bermanfaat,” urainya.
Secara spesifik, Lulusan S2 Nanyang Technological University (NTU) Singapura ini membedah keberhasilan integrasi rantai pasok ekonomi sirkular yang diterapkan oleh para pemuda pengelola TPS 3R Sidomakmur.
“Ternyata sampah bukan hanya dipilah. Sampah organik menghasilkan pupuk, kemudian menghasilkan maggot untuk pakan budidaya lele, dan hasilnya dapat mendukung dapur Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak kita. Inilah pola distribusi yang berkelanjutan dan saling menguatkan. Bahkan sampah plastik pun masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih produktif,” paparnya secara rinci.
Apresiasi tinggi juga ia sampaikan kepada jajaran Karang Taruna Pacitan yang memotori operasional fasilitas ini. Ia mengaku bangga lantaran generasi muda masa kini tidak lagi canggung atau malu untuk turun tangan langsung bergelut di sektor sanitasi dan pengelolaan sampah.
“Kalau kita tidak mulai memikirkan pengelolaan sampah yang terpadu, yang mengutamakan kebersihan, kesehatan, dan kelestarian, lalu siapa lagi? Alhamdulillah, Pacitan telah memberikan contoh bagaimana masyarakat bisa berkolaborasi, saling percaya, dan mengelola sampah bukan hanya untuk dikurangi atau digunakan kembali, tetapi menjadi sesuatu yang lebih bernilai,” tambahnya sembari mengutip pepatah Jawa, “Resik kuwi sehat, sehat kuwi berkah.”
Meski dinilai sukses, draf kendala lapangan tetap mencuat dalam sesi dialog terbuka. Ketua TPS 3R Sidomakmur, Jaidin, mengeluhkan armada pengangkut sampah domestik yang kerap mogok akibat faktor usia kendaraan, sehingga menghambat ritme pelayanan publik.
Merespons cepat keluhan tersebut, ia langsung menyerahkan bantuan stimulus berupa satu unit motor roda tiga operasional gres beserta peralatan penunjang mekanis guna mendongkrak efisiensi kerja pemilahan di lokasi.
Aksi peninjauan ini turut dikawal ketat oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Kepala DLH Pacitan Cicik Roudlotul Jannah, perwakilan KLH Wisti Noviani, serta jajaran anggota DPRD Kabupaten Pacitan lintas fraksi. Sinergi ini diproyeksikan mampu membawa TPS 3R Sidomakmur melangkah lebih jauh menuju cetak biru inovasi ramah lingkungan berbasis waste-to-energy (WTE) masa depan.
sumber : Fraksi Demokrat















