Jakarta, PR Politik – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi membuka Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (13/3). Posko ini akan berfungsi sebagai pusat komando koordinasi nasional untuk memantau kelancaran arus mudik dan balik serta memastikan penanganan dinamika lapangan secara cepat dan tepat.
Ia menegaskan bahwa pembentukan posko ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan transportasi yang optimal bagi masyarakat, sesuai dengan instruksi Presiden RI.
“Sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen memastikan seluruh fasilitas transportasi dan pelayanan publik selama masa mudik dapat berjalan dengan baik melalui koordinasi yang kuat antarkementerian, pemerintah daerah, BUMN, swasta, serta seluruh pemangku kepentingan transportasi,” ujarnya.
Guna mengantisipasi lonjakan pemudik, Kemenhub telah menyiapkan serangkaian kebijakan strategis. Selain pelaksanaan rampcheck untuk menjamin kelaikan armada, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan penurunan harga tiket pesawat dan diskon tarif tol demi meringankan beban masyarakat.
Beberapa langkah teknis yang akan diimplementasikan antara lain:
-
Pembatasan angkutan barang tertentu pada puncak arus mudik dan balik.
-
Penyediaan program Mudik Gratis bagi masyarakat.
-
Penyediaan cadangan sarana angkutan di titik-titik krusial.
-
Rekayasa lalu lintas bersama Korlantas Polri dan instansi terkait.
Posko Pusat ini akan beroperasi mulai 13 hingga 30 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai unsur seperti Polri, TNI, Basarnas, BMKG, hingga operator transportasi BUMN dan swasta. Di tingkat daerah, pemerintah telah menyiagakan total 1.560 simpul monitoring yang tersebar di terminal, pelabuhan, stasiun, bandara, serta gerbang tol dan jalur arteri.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Lebaran tahun ini sangat bergantung pada integritas petugas di lapangan serta komunikasi publik yang transparan agar tidak terjadi simpang siur informasi.
“Dan yang tidak kalah penting, saya meminta kepada seluruh petugas di posko maupun di lapangan untuk selalu siap siaga menghadapi berbagai dinamika transportasi, bekerja dengan penuh dedikasi, kesabaran, serta mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama,” tegasnya.
Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho, Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, serta Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan mampu menciptakan iklim mudik yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
sumber : Kemenhub RI















