Kawendra Lukistian Desak Kemendag Dukung Industri Kopi Lokal dan Gunakan Produk Dalam Negeri

Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian | Foto: DPR RI (dok)

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mendorong Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk menunjukkan keberpihakan nyata terhadap industri lokal, khususnya sektor kopi. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja bersama Kemendag, Senin (14/7/2025), menyusul maraknya dominasi merek asing di pasar kopi nasional.

“Kita harus melindungi pemain lokal kita juga, harus ada keberpihakan. Banyak brand kopi dan kafe menjamur di Indonesia, tapi berapa banyak yang benar-benar menggunakan produk Indonesia, baik dari bahan baku maupun mesinnya?” ujar Kawendra dalam rapat tersebut.

Ia menyoroti keberadaan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) di Jember, Jawa Timur, yang menurutnya memiliki potensi besar dalam mendukung industri kopi nasional. Kawendra menjelaskan bahwa Puslitkoka mampu memproduksi mesin pengolahan kopi dan kakao dengan kualitas tinggi namun harga jauh lebih murah dibandingkan mesin impor.

“Contoh sederhana, di dapil saya Jember ada Puslitkoka. Ini pusat penelitian kopi dan kakao pertama dan satu-satunya di Indonesia. Mereka bisa hasilkan mesin pengolahan kopi yang kualitasnya bagus tapi harganya hanya sekitar 1/6 dari produk luar. Kalau ada intervensi kebijakan, ini bisa jadi kekuatan besar untuk industri dalam negeri,” paparnya.

Kawendra juga menyinggung rendahnya Purchasing Manager Index (PMI) Indonesia pasca pandemi yang hanya mencapai angka 46,7, sebagai indikator lemahnya perlindungan terhadap pasar domestik. Ia mengusulkan adanya regulasi yang mewajibkan penggunaan produk lokal dalam operasional usaha di dalam negeri.

“Kalau mau buka gerai di Indonesia, ya mesinnya harus dari lokal atau minimal sekian persen komponennya buatan dalam negeri. Jangan sampai pasar lokal kita cuma jadi bancakan pemain global,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia membuka peluang kolaborasi antara Kemendag dan Pemerintah Kabupaten Jember untuk memperluas pemanfaatan mesin produksi Puslitkoka secara nasional. Kawendra menegaskan bahwa dukungannya bukan semata karena Jember adalah daerah pemilihannya, tetapi karena kualitas produk yang dihasilkan memang layak diandalkan secara nasional.

Baca Juga:  Cegah Kecelakaan Berulang, Ridwan Bae Tegaskan Pengawasan Ketat Transportasi Laut

“Silakan koordinasi dengan Pemkab Jember untuk mekanisme kerjasamanya. Ini bukan soal dapil saya, tapi soal kualitas produk nasional yang harus kita dukung bersama,” tutupnya.

Sumber: fraksigerindra.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru