Nurwayah Desak Evakuasi Kontainer KM Alexindo 8 yang Tenggelam di Kepulauan Seribu

Anggota DPR RI, Nurwayah

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi XII DPR RI, Nurwayah, mendesak otoritas terkait segera mengevakuasi puluhan kontainer yang hanyut setelah tenggelamnya KM Alexindo 8 di perairan selatan Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu Selatan, Senin (22/9) dini hari. Legislator Partai Demokrat ini menyampaikan rasa syukur karena seluruh 15 awak kapal berhasil diselamatkan.

Meski demikian, Nurwayah menekankan bahwa kontainer yang tercecer di laut tetap menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan pelayaran.

“Saya meminta agar seluruh kontainer yang hanyut segera dievakuasi. Jangan sampai keberadaannya membahayakan kapal lain yang melintas di sekitar perairan Sunda Kelapa dan Pulau Bidadari,” ujar Nurwayah dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin.

Ia menekankan pentingnya koordinasi erat antara KSOP Sunda Kelapa, Basarnas, dan pihak pemilik kapal agar penanganan insiden bisa berlangsung cepat dan terarah.

“Evakuasi harus diprioritaskan untuk mencegah kerugian lebih besar, baik dari sisi ekonomi maupun keselamatan pengguna jalur laut,” kata anggota DPR dari dapil Jakarta III itu.

Nurwayah juga mengingatkan bahwa muatan kontainer berupa makanan ringan, minuman kemasan, air mineral, minyak goreng, dan semen berpotensi mencemari lingkungan laut jika tidak segera ditangani.

“Jangan sampai peristiwa ini menimbulkan kerugian ganda. Laut harus tetap dijaga, sementara arus pelayaran pun harus aman,” ujarnya.

KM Alexindo 8 milik PT Alexindo Yakin Prima dilaporkan tenggelam setelah mengalami kemiringan saat berlayar dari Pelabuhan Sunda Kelapa menuju Batu Ampar, Batam. Dari total 86 kontainer yang diangkut, sekitar 35 unit jatuh ke laut. Hingga berita ini diturunkan, upaya evakuasi kontainer masih berlangsung.

Nurwayah menegaskan bahwa DPR akan terus memantau perkembangan penanganan insiden ini. Ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap standar pemuatan dan pengawasan pelayaran.

Baca Juga:  Dede Yusuf Ingatkan Pengawasan Ketat ASN Work From Anywhere, Dorong Evaluasi Lewat KPI

“Keselamatan pelayaran adalah tanggung jawab bersama. DPR akan mengawal agar ada langkah konkret dan cepat dari pemerintah maupun pihak swasta,” pungkasnya.

Sumber: fraksidemokrat.com

Bagikan: