Indonesia dan Belarus Sepakati Penguatan Kerja Sama Pertanian, Fokus Peningkatan Ekspor

Jakarta, PR Politik – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Belarus, Maxim Ryzhenkov, untuk membahas penguatan kerja sama bilateral di sektor pertanian. Pertemuan ini bertujuan utama untuk meningkatkan ekspor komoditas pertanian unggulan Indonesia ke Belarus, guna memperbaiki neraca perdagangan yang masih defisit.

Mentan Amran mendorong peningkatan ekspor lima komoditas strategis, yaitu minyak kelapa sawit mentah (CPO), kopi, kakao, kelapa, dan karet.

“Pertemuan ini sangat positif. Kita mendorong ekspor komoditas strategis seperti CPO, kopi, kakao, kelapa, dan karet. Ini penting untuk memperbaiki neraca perdagangan kita yang masih defisit,” ujar Amran.

Ia menambahkan, Indonesia sebagai produsen CPO utama dan produsen kelapa terbesar kedua di dunia, meyakini Belarus bisa menjadi pasar baru yang menjanjikan. Amran menegaskan hubungan perdagangan harus saling menguntungkan.

“Selama ini kita impor susu dari Belarus, bahkan ke depan juga ada rencana impor mentega dan daging. Tapi kita juga ingin ekspor produk kita ke sana agar neraca perdagangannya seimbang,” tambahnya.

Menanggapi dorongan Indonesia, Belarus merespons positif dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi promosi produk-produk pertanian Indonesia di pasar mereka. “Mereka berjanji akan ikut mempromosikan komoditas kita, ini kemajuan yang baik,” tutup Amran.

 

sumber : Kementan RI

Baca Juga:  Targetkan PDB 5,51 Persen, Menperin Luncurkan Strategi Baru Industri Nasional untuk Perkuat Manufaktur 2026

Bagikan: