HUT-60 Partai Golkar, Prabowo Ungkap Alasan Golkar Dapat Kursi Menteri Terbanyak di Kabinet Merah Putih

Prabowo Subianto di acara puncak HUT ke-60 Golkar (tangkapan layar)

Jakarta, PR Politik (15/12) – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan di balik keputusan memberikan kursi menteri terbanyak kepada Partai Golkar dalam Kabinet Merah Putih 2024-2029. Dari total 48 posisi menteri, Golkar memperoleh delapan kursi, jumlah terbanyak dibandingkan partai-partai lain. Prabowo menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada kualitas kader yang diajukan oleh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Prabowo menegaskan bahwa pemberian kursi menteri bukanlah karena rasa takut terhadap Golkar, melainkan sebagai apresiasi terhadap kompetensi kadernya. “Tapi bukan karena saya takut sama Golkar. Bukan. Takut kok sama Golkar. Saudara kok ditakuti. Tapi karena memang kader yang disodorkan baik-baik gitu loh,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan pada Puncak Perayaan HUT ke-60 Partai Golkar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Kamis, 12 Desember 2024.

Sebagai contoh, Prabowo menyebut Meutya Hafid, yang kini menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi). Meutya dinilai memiliki latar belakang pendidikan dan kemampuan yang memadai. “Ada yang disodorin ke saya apa itu menteri Komdigi. Ibu Meutya. Saya lihat riwayat hidupnya lulus universitas jurusan fisika. Berarti pinter anak ini ya. Karena saya sudah presiden, saudara enggak boleh tanya fisika saya dulu nilainya berapa? Awas kalau tanya,” tambah Prabowo dengan tertawa kecil.

Baca Juga: Puan Maharani Minta Antisipasi Bencana di Lokasi Wisata Jelang Libur Nataru

Keputusan memberikan posisi strategis kepada Golkar menunjukkan besarnya peran partai Golkar dalam pemerintahan Prabowo. Hal ini juga mencerminkan strategi politik Presiden dalam menjaga stabilitas koalisi dan memastikan keberlanjutan program pemerintahan. Dengan kepercayaan yang diberikan kepada kader-kader Golkar, diharapkan mereka mampu menjalankan tugas pemerintahan dengan baik dan profesional.

Sebagai partai politik dengan sejarah panjang, Golkar kembali menunjukkan eksistensinya dalam panggung politik nasional. Keputusan Prabowo ini sekaligus menjadi bukti bahwa Golkar tetap menjadi kekuatan utama dalam peta politik Indonesia dengan kader yang berkualitas.

 

Sumber: kabargolkar.com