Kupang, PR Politik – Organisasi Seruni Kabinet Merah Putih (Seruni KMP) menunjukkan komitmen nyatanya dalam membangun Indonesia dari daerah melalui eksekusi aksi kolaborasi lintas bidang di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dipelopori oleh jajaran Bidang 4, agenda bakti sosial kolosal yang digelar kali ini menyasar pemenuhan hak kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pembukaan akses air bersih, pembenahan fasilitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga penyediaan jaringan penerangan terpencil.
Dalam laporannya, Ketua Bidang 4 Seruni KMP, Sri Bahlil, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian program intervensi sosial ini merupakan wujud gotong royong makro yang didukung penuh oleh sinergi hibrida berbagai kementerian, lembaga tinggi negara, pemerintah daerah, hingga dunia usaha swasta.
“Semangat yang kami bawa adalah menghadirkan solusi bagi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari air bersih, pendidikan, kesehatan lingkungan, ketahanan pangan keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat dan akses penerangan,” ujarnya saat memimpin langsung peluncuran bantuan di lokasi pertama, SDN Enokaka Desa Sillu, Senin (22/6).
Di samping penyaluran bantuan sosial kemanusiaan, fokus utama Bidang 4 pada kunjungan kerja di bumi NTT kali ini adalah memperkokoh akses masyarakat terhadap air bersih dan sanitasi higienis. Oleh karena itu, pada hari yang sama, Seruni KMP meresmikan operasionalisasi sumur bor yang dibangun khusus oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Desa Sillu guna memotong rantai kesulitan air musiman yang mendera warga setempat.
“Sumur bor ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan air bersih yang selama ini masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat di wilayah ini. Tidak hanya itu, melalui kolaborasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, dukungan penyediaan jaringan fasilitas air minum dan sanitasi juga terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” urainya merinci draf infrastruktur tersebut.
“Program BPBL bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati akses listrik secara memadai. Program ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, membuka akses ekonomi, serta mendukung proses belajar anak-anak di rumah,” terangnya membeberkan fungsi program.
Aksi nyata Seruni KMP kemudian bergeser pada klaster peningkatan mutu sumber daya manusia melalui langkah revitalisasi total bangunan sekolah serta penyaluran ribuan paket penunjang pendidikan. Seruni KMP resmi memulai draf konstruksi pembenahan fisik pada dua lembaga pendidikan, yakni SD Inpres Sublele dan SMP Negeri 13 Fatuleu. Ia menandaskan bahwa ketersediaan fasilitas belajar yang layak dan modern merupakan kunci utama melahirkan postur generasi emas yang kompetitif.
“Anak-anak di Kabupaten Kupang memiliki hak yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita setinggi mungkin sebagaimana anak-anak Indonesia lainnya,” tegasnya melayangkan pesan kesetaraan hak konstitusional.
Guna memastikan ketahanan sosial pascakunjungan, organisasi sayap kabinet ini juga menggelontorkan paket logistik massal yang menyasar klaster inklusif, termasuk paket Gemarikan penumpas stunting, alat bantu bagi 41 penyandang disabilitas, hingga mesin tenun modern untuk memacu produktivitas perajin kain ikat lokal.
Menutup laporannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian RI, Pemprov NTT, dan Pemkab Kupang yang telah memotong hambatan birokrasi kaku dalam penyaluran bantuan ini.
“Semoga seluruh bantuan dan program yang kita hadirkan hari ini dapat memberikan manfaat, memperkuat kesejahteraan masyarakat, dan menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun Indonesia dari daerah,” pungkasnya mengunci draf laporan editorialnya.
sumber : ESDM RI















