Gandeng Dunia Usaha, Kemnaker dan PT Indo-Rama Synthetics Salurkan Modal Usaha untuk TKM di Purwakarta

Purwakarta, PR Politik – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) bersama PT Indo-Rama Synthetics Tbk memperkuat kapasitas lima kelompok Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan modal usaha berbasis program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) perusahaan, Jumat (7/8).

Suntikan modal usaha tersebut disalurkan kepada tiga kelompok TKM lanjutan dan dua kelompok TKM pemula. Program ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara pemerintah dan sektor swasta guna memacu keberlanjutan bisnis, menggembleng kapasitas wirausaha lokal, serta memperluas ketersediaan lapangan kerja di tingkat daerah.

Direktur Jenderal Binapenta dan PKK Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, menyampaikan bahwa kemitraan berkesinambungan bersama PT Indo-Rama Synthetics Tbk menegaskan krusialnya sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem kewirausahaan masyarakat yang kokoh dan berkelanjutan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PT Indo-Rama Synthetics Tbk yang pada tahun ini kembali melanjutkan kemitraan strategis dengan Kemnaker melalui dukungan modal usaha bagi TKM. Bantuan yang diserahkan hari ini merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan cermat sehingga terpilih lima TKM terbaik,” katanya.

Ia menguraikan bahwa alokasi modal usaha ini dirancang untuk mendongkrak kapasitas volume produksi, memperbarui sarana instrumen kerja, serta memperluas jangkauan rantai pemasaran—termasuk akselerasi penetrasi ke platform ekosistem digital.

Efek bantuan ini disesuaikan dengan fase pertumbuhan masing-masing kelompok penerima. Bagi TKM lanjutan, dana ini difungsikan sebagai instrumen skalling bisnis yang telah berjalan. Sedangkan bagi TKM pemula, bantuan tersebut disiapkannya sebagai fondasi awal guna membangun struktur usaha yang resilien.

“Inilah esensi Program Tenaga Kerja Mandiri, yaitu mengubah pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” tegasnya.

Baca Juga:  Industri Baja Nasional Terhimpit Impor Murah, Kemenperin Soroti Penutupan PT Krakatau Osaka Steel

Kemitraan antara Kemnaker dan PT Indo-Rama Synthetics Tbk ini terbukti telah menorehkan dampak sosial yang konkret. Pada periode tahun sebelumnya, tiga kelompok TKM penerima hibah modal dilaporkan sukses menyerap dan membuka kesempatan kerja baru bagi warga sekitar, di luar efek domino ekonomi yang dirasakan oleh mitra rantai pasok lokal.

Capaian tersebut menjadi bukti sahih bahwa kolaborasi antara pemerintah dan entitas bisnis mampu memperkuat ketahanan ekonomi skala mikro, sekaligus menekan angka pengangguran melalui model pendekatan kewirausahaan berbasis komunitas (community-based entrepreneurship).

Menutup pengarahannya, ia berpesan kepada seluruh jajaran penerima bantuan agar mengelola modal usaha tersebut secara transparan, akuntabel, dan efisien demi menjamin keberlanjutan usaha di masa depan.

sumber : Kemnaker

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini