Jakarta, PR Politik – Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan bahwa Rumah Pintar merupakan warisan visioner almarhumah Ani Yudhoyono, yang lahir dari kepedulian menghadirkan akses pendidikan hingga ke pelosok negeri. Program ini, menurut Ibas, bukan sekadar bangunan, melainkan sebuah gerakan literasi dan pendidikan non-formal yang bertujuan mencerdaskan anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Ibas dalam audiensi bertajuk “Bersinergi Mencerdaskan Negeri: Membangun Generasi Cerdas Bersama Rumah Pintar Nasional” di Ruang Delegasi MPR RI, Rabu (20/8/2025). Pertemuan tersebut dihadiri para pengurus Perkumpulan Pengelola Rumah Pintar Nasional (P2RPN). Ibas hadir bersama istrinya, Siti Rubi Aliya Rajasa Yudhoyono, yang juga menjabat Pembina Rumah Pintar Nasional sekaligus Ketua PIA Fraksi Partai Demokrat.
Dalam sambutannya, Ibas tampak haru saat mengenang sosok ibundanya.
“Kami bersyukur, bahagia dan bangga sekaligus terharu. Hari ini seperti kita dikunjungi semangat almarhumah Ibu Ani. Izinkan kami mengirimkan doa Al-Fatihah untuk beliau, mengenang awal gerakan dari gagasan menjadi ‘to reach the unreached’,” ungkapnya.
Ia menegaskan gagasan Indonesia Pintar yang dipelopori Ani Yudhoyono merupakan aset bangsa.
“Ide besar tak muncul seketika, tumbuh dari hati yang tulus berkarya. Kepedulian tak sekadar kata, ia bergerak dalam senyap untuk semua,” lanjutnya.
Ibas menjelaskan inisiatif Rumah Pintar lahir dari gerakan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono serta sejumlah tokoh lain.
“Melalui keteladanan dan pemikiran yang visioner dan kepedulian sosialnya, sebuah inisitatif dalam Gerakan Indonesia Pintar yang diluncurkan melalui SIKIB (Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu), bersama Presiden SBY, bersama Ibu Okke, Ibu Murniati, dan Ibu SIKIB lainnya, Rumah Pintar hadir bukan hanya sekedar memfasilitasi, tapi juga sebagai bagian dari ruang harapan. Harapan bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat pendidikan, yang tidak tersentuh buku, teknologi, apalagi pelatihan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ibas mengutip pesan mendalam dari almarhumah Ani Yudhoyono.
“Kalau ingin memajukan bangsa, majukan dulu anak-anaknya. Dan pendidikan, adalah satu-satunya jalan,” kenangnya.
Menurutnya, gagasan ini berkembang menjadi gerakan nasional dengan berbagai bentuk inovasi.
“Seiring waktu, gagasan ini berkembang menjadi gerakan nasional, menyebar ke seluruh pelosok Indonesia. Mulai dari Rumah Pintar, Mobil Pintar, Motor Pintar, hingga Taman Belajar berbasis budaya lokal. Program Indonesia Pintar melalui Rumah Pintar ini bukan hal biasa-biasa saja, bersama Ibu Okke Hatta Rajasa dan Ibu Murniati Widodo A.S., Gerakan ini mengakar dan tumbuh,” paparnya.
Ia menambahkan, program tersebut telah memberikan dampak luas.
“Ribuan kader dilatih, ratusan komunitas juga terus terinspirasi dan jutaan anak-anak, ibu rumah tangga, guru paud, setengah warga desa ikut merasakan hadirnya negara melalui ilmu dan nilai,” imbuhnya.
Ibas berharap inovasi pendidikan berbasis masyarakat seperti Rumah Pintar dan Mobil Pintar dapat terintegrasi dalam program pendidikan Presiden Prabowo Subianto, sehingga sinergi antara kebijakan pemerintah dan inisiatif masyarakat semakin memperluas akses ilmu di Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Rakornas P2RPN 2025, Deden Arrifan, menyampaikan apresiasinya atas dukungan Partai Demokrat.
“Kami optimis, Rumah Pintar di Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta membawa keberkahan bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Audiensi ini juga dihadiri jajaran Fraksi Partai Demokrat, antara lain Dede Yusuf Macan Effendi, Marwan Cik Asan, Sabam Sinaga, Cellica Nurrachdiana, Dina Lorenza, Hinca Panjaitan, dan Rizki Aulia Natakusuma, serta Chief of Staff Partai Demokrat, Yan Harahap. Dari pihak Rumah Pintar hadir Ketua P2RPN Okke Rajasa, Pembina P2RPN Murniati Widodo, Ketua Panitia Rakornas 2025 Carolina Kaluku, serta Sekretaris Panitia Rakornas 2025 Deden Arrifan.
Menutup pernyataannya, Ibas menegaskan dukungannya terhadap keberlangsungan Rumah Pintar Nasional di bawah naungan P2RPN. Ia juga mendoakan agar Rakornas P2RPN 2025 yang akan berlangsung pada 28-30 Agustus mendatang berjalan lancar.
“Kita doakan bersama Rakornas P2RPN yang dilaksanakan pada 28-30 Agustus mendatang berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” pungkasnya.
Sumber: fraksidemokrat.com















