Dorong Peningkatan PADes, Mendes PDT Tekankan Optimalisasi Dana Desa untuk Pemberdayaan Ekonomi dan Koperasi Merah Putih

Jakarta, PR Politik – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mendorong optimalisasi dana desa untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti bantuan modal usaha, pelatihan, penyediaan bibit pertanian, maupun pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Des) secara langsung.

Optimalisasi ini bertujuan menyukseskan program prioritas nasional, sekaligus meningkatkan kapasitas individu dan komunitas, agar memiliki akses lebih baik terhadap sumber daya, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.

Mendes Yandri mengungkapkan bahwa dukungan Dana Desa akan difokuskan untuk pembangunan fisik dan kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih.

“Dukungan Dana Desa terhadap program prioritas, di antaranya menetapkan kebijakan penggunaan Dana Desa untuk percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih,” ungkap Mendes Yandri saat mengikuti Rapat Koordinasi tingkat Menteri, yang dipimpin oleh Menko PM, Muhaimin Iskandar, di kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Selasa (4/11).

Selain itu, Mendes Yandri juga mendorong optimalisasi dana desa untuk pendapatan asli desa (PADes). Titik fokus utamanya ialah memanfaatkan dana desa untuk membangun infrastruktur dan program yang meningkatkan potensi sumber daya alam, pertanian, pariwisata, dan kerajinan lokal melalui Koperasi Desa Merah Putih.

“Selain itu, Dana Desa juga mendorong optimalisasi pendapatan asli desa pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa) melalui imbal jasa paling sedikit dua puluh persen dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Desa Merah Putih untuk pembangunan desa,” pungkasnya.

Rapat tersebut dihadiri sejumlah menteri terkait, seperti Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya.

 

 

sumber : Kemendesa RI

Baca Juga:  Kemenperin Genjot Industri Permesinan, Berikan Insentif untuk Kurangi Ketergantungan Impor