Kupang, PR Politik – Penguatan instrumen organisasi politik di tingkat daerah dinilai menjadi faktor determinan agar partai mampu melahirkan kebijakan strategis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sebagai bagian dari langkah taktis memperkokoh struktur di wilayah NTT, DPP Partai Perindo secara resmi menetapkan mantan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, Abraham D.E. Manafe atau yang akrab disapa Ade Manafe, sebagai Ketua DPD Partai Perindo Kota Kupang.
Surat keputusan penetapan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW Partai Perindo Nusa Tenggara Timur (NTT), Simson A. Lawa. Melalui draf kepengurusan anyar ini, posisi Ketua DPD terdahulu yang dijabat oleh Otniel Benyamin Selan kini dialihkan, di mana Otniel dipercaya memegang kendali sebagai Ketua Dewan Penasehat DPD Partai Perindo Kota Kupang.
Ia menilai, fusi atau penyatuan rekam jejak antara Ade Manafe di ranah birokrasi dan Otniel Benyamin Selan di panggung legislatif diproyeksikan bakal mendongkrak kapasitas internal organisasi. Formula ini dirancang agar partai jauh lebih responsif dalam merumuskan program kerakyatan sekaligus menaikkan efektivitas mesin politik di Kota Kupang.
“Kita harapkan ke depan Partai Perindo di Kota Kupang semakin kuat karena dua kekuatan ini kini menyatu dalam satu kepemimpinan. Sinergi tersebut kami harapkan mampu memperkuat kerja organisasi sekaligus meningkatkan perjuangan untuk menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/7).
Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa bersedianya Ade Manafe masuk ke dalam gerbong politik Perindo merupakan indikator kuat atas meningkatnya derajat kepercayaan (trust) dari kalangan profesional serta mantan birokrat terhadap arah perjuangan Partai Perindo.
Gayung bersambut, Ketua DPD Perindo Kota Kupang yang baru, Ade Manafe, menegaskan bahwa orkestrasi penguatan organisasi ke depan akan difokuskan penuh untuk mendongkrak persentase representasi politik Perindo di parlemen lokal. Menurutnya, penambahan volume kursi legislatif merupakan harga mati yang menjadi prasyarat utama agar partai memiliki posisi tawar (bargaining power) yang kokoh dalam mengawal aspirasi warga.
“Pada periode ini Partai Perindo memiliki satu kursi di DPRD. Pada periode mendatang, target kami minimal dapat membentuk satu fraksi,” tegasnya memasang target tinggi.
Menutup keterangannya, ia memastikan bahwa dirinya bersama jajaran pengurus baru siap tancap gas menjalankan seluruh program linear partai. Konsolidasi internal di tingkat kecamatan hingga ranting akan segera dipercepat demi memperbesar kontribusi dan daya pengabdian Partai Perindo bagi kemaslahatan masyarakat Kota Kupang.
sumber : Partai Perindo














