Cetak Eksportir Muda, Mendag Budi Santoso Dorong Program Campuspreneur Lintas 19 Kampus Nasional

Bogor, PR Politik – Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, memberikan orasi ilmiah sekaligus sambutan formal dalam pelaksanaan agenda akbar Campuspreneur yang digulirkan di Institut Pertanian Bogor (IPB University), Jawa Barat, Jumat (12/6).

Dalam pemaparannya, ia mengonfirmasi bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah resmi meluncurkan program hibrida bertajuk “Campuspreneur: Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor” sejak koridor 2 April 2026 lalu. Hingga pertengahan tahun berjalan, sebanyak 19 perguruan tinggi klaster utama di tanah air, termasuk IPB University, tercatat telah merapatkan barisan ke dalam program ini demi mencetak saudagar muda yang memiliki daya saing global di pasar internasional.

Program Campuspreneur diarsiteki secara khusus sebagai draf ekosistem siber dan lapangan yang bertindak sebagai jembatan penghubung antara laboratorium perguruan tinggi dengan dinamika pasar riil. Melalui inkubasi ini, mahasiswa aktif maupun jaringan alumni berhak memperoleh pembinaan kewirausahaan, pasokan akses informasi pasar siber, pendampingan regulasi ekspor, agenda business matching, hingga fasilitasi promosi produk hilir.

Aneka kegiatan strategis tersebut diwujudkan secara konkret melalui rangkaian diskusi panel eksekutif, pameran produk inovasi, coaching clinic, serta bimbingan konsultasi bisnis.

Di sela-sela perhelatan program Campuspreneur, Mendag Budi Santoso yang akrab disapa Busan secara simbolis memimpin langsung upacara pelepasan kontainer ekspor milik PT Export Tani Nusantara. Perusahaan tersebut sukses memberangkatkan draf komoditas produk pinang bermutu tinggi dengan negara tujuan pasar Bangladesh dan Maladewa.

Pelepasan ekspor ini dikonversi sebagai draf simbol keberhasilan nyata dari daya tahan pelaku usaha domestik dalam mendobrak ketatnya barisan proteksi pasar global.

Ia melayangkan penekanan bahwa sirkuit pelepasan ekspor ini bertindak sebagai bukti empiris di lapangan bahwa draf transformasi radikal—mulai dari pematangan ide murni menjadi produk fisik, dari produk fisik bertransformasi menjadi unit usaha, hingga akhirnya naik kelas menjadi eksportir tangguh—sangat andal untuk diwujudkan. Skema keberhasilan PT Export Tani Nusantara ini diproyeksikan menjadi gambaran visual yang utuh dari target akhir yang ingin dikunci melalui rahim program Campuspreneur.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen untuk Melayani Rakyat dan Berantas Korupsi

Pentingnya agenda ini di mata otoritas perdagangan tecermin dari diterjunkannya barisan menteri dan pejabat komando lengkap Kemendag lintas direktorat.

Barisan elite birokrasi yang terpantau hadir mengawal Mendag di IPB di antaranya:

  • Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi.

  • Kepala Badan Pengembangan SDM Perdagangan, Djatmiko Bris Witjaksono.

  • Sekretaris Ditjen PEN, Sugih Rahmansyah.

  • Sekretaris BPSDMP, Yan Triono.

  • Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan, Abu Amar.

  • Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu, Sukoco.

  • Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Bayu Nugroho.

  • Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri, Dewi Rokhayati.

  • Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi, Nurimansyah.

  • Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag, N.M. Kusuma Dewi.

Menutup draf rilis siber niaganya, ia optimistis pengetatan kolaborasi antara dunia akademis dengan kementerian teknis ini andal mengeliminasi potensi hambatan birokrasi kaku bagi pelaku usaha pemula. Skema hibrida ini diharapkan mampu mengunci posisi tawar Indonesia sebagai basis produksi komoditas bernilai tambah tinggi sekaligus mencetak generasi baru eksportir nasional yang tangguh dan adaptif.

sumber : Kemendag RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru