Anggota DPR RI Izzuddin Alqassam Kasuba Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Halmahera Selatan

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Izzuddin Alqassam Kasuba | Foto: Istimewa

Halmahera Selatan, PR Politik (27/11) – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Izzuddin Alqassam Kasuba, menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Madrasah Aliyah Alkhairaat (MA Alkhairaat), Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, pada Selasa (26/11). Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai yang menjadi dasar berdirinya bangsa Indonesia.

Dalam sosialisasinya, Alqassam menjelaskan secara rinci mengenai pentingnya empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, keempat pilar tersebut merupakan tiang utama yang menopang “rumah besar” Indonesia.

“Empat pilar ini adalah panduan hidup kita. Ibarat rumah, keempat pilar inilah tiang-tiang utama yang menopang rumah besar bernama Indonesia,” ungkap Alqassam yang juga merupakan politisi muda asal Maluku Utara.

Lebih lanjut, Alqassam mengemukakan bahwa Pancasila adalah dasar negara yang memberikan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia menilai Pancasila seperti fondasi sebuah rumah, yang tanpa fondasi yang kuat, rumah tersebut akan runtuh. “Pancasila terdiri dari lima sila, dan setiap sila memiliki nilai yang dapat langsung kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Alqassam.

Baca Juga: Martin Tumbelaka: Tambang Ilegal Rugikan Negara dan Harus Diberantas

Selain itu, ia juga membahas peran Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) sebagai aturan dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “UUD 1945 adalah aturan main dalam kebangsaan, yang harus kita patuhi. Aturan ini bukan untuk dilanggar, tetapi untuk melindungi kita semua,” tambahnya.

Izzuddin Alqassam melanjutkan dengan menjelaskan tentang semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang mengajarkan pentingnya persatuan dalam keberagaman. “Indonesia adalah rumah dengan banyak kamar, masing-masing dengan ciri khas sendiri, tetapi semuanya berada di bawah atap yang sama,” ujarnya.

Baca Juga:  Yoyok Riyo Sudibyo Dorong Sterilisasi Fasilitas PT Lundin untuk Perkuat Industri Pertahanan

Pilar keempat, NKRI, menurut Alqassam, adalah rumah besar yang menyatukan seluruh wilayah Indonesia dari Sabang hingga Merauke. “NKRI mengajarkan kita tentang kesatuan wilayah. Semua bagian Indonesia adalah satu kesatuan yang utuh,” tegasnya.

Alqassam menekankan bahwa keempat pilar tersebut bukanlah sekadar teori yang diajarkan di sekolah, melainkan nilai-nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. “Jika kita ingin Indonesia tetap kuat, maju, dan damai, kita harus menjaga dan menjalankan nilai-nilai ini,” ujar Alqassam.

Mengakhiri sosialisasi, Alqassam kembali menegaskan bahwa Indonesia adalah rumah bagi seluruh rakyatnya, dan menjaga rumah ini adalah tanggung jawab bersama. “Indonesia adalah rumah kita. Sebuah rumah yang besar, indah, tapi juga rapuh jika kita tidak menjaganya. Mari kita jaga rumah ini bersama-sama. Tidak peduli siapa kita, dari mana kita berasal, kita semua adalah bagian dari Indonesia,” pungkasnya.

 

Sumber: fraksi.pks.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini