Wamenkeu Anggito Abimanyu Pastikan Komitmen Kemenkeu Dukung Gerakan Wakaf

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Anggito Abimanyu menegaskan komitmen dari Kementerian Keuangan sebagai pengelola keuangan dan aset negara dalam mendukung gerakan wakaf agar menjadi lebih masif dan konkret. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Diskusi Kelompok Terarah bertema “Pajak dan ZISWAF: Kreativitas Funding dalam Islam Untuk Kesejahteraan Umat” yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Kamis (13/3).

“Kami di Kementerian Keuangan sangat mendukung teman-teman yang ada di sini. Apapun yang kita bisa lakukan bersama-sama,” ujar Wamenkeu Anggito.

Wamenkeu Anggito juga mengungkapkan bahwa potensi pengembangan wakaf sangat besar, termasuk dalam pemanfaatan aset-aset tidak produktif untuk kegiatan yang lebih produktif. Wamenkeu Anggito menyampaikan semangat optimalisasi pemanfaatan aset  tersebut dapat menjadi semangat dari gerakan wakaf.

“Waktu kami meluncurkan program 3 juta rumah itu juga menggunakan aset-aset tidak produktif. Itu sebetulnya channel-nya juga kepada wakaf. Jadi banyak orang yang ingin melihat opportunity untuk menggunakan aset-aset yang tidak produktif untuk keperluan yang produktif seperti sekarang. Hal tersebut akan menjadi semangat dari gerakan wakaf,” ungkapnya.

Wamenkeu Anggito menambahkan bahwa gerakan wakaf ini tidak hanya milik umat Islam, tetapi dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat secara luas. Selain itu, Wamenkeu Anggito juga mengingatkan bahwa ZISWAF juga menjadi sarana dalam beribadah kepada Allah SWT.

“Wakaf ini kan bukan merupakan milik umat Islam saja, tapi juga kita manfaatkan untuk keperluan umat, untuk menggunakan memanfaatkan gerakan ZISWAF ini untuk beribadah kepada Allah SWT. Sesuatu yang tidak akan pernah habis sampai dengan dunia kiamat dan akan menjadi tabungan di kemudian hari,” jelasnya.

Forum ini selain menjadi ajang diskusi, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Kementerian Keuangan, MUI, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Acara ini diharapkan mampu berkontribusi positif dalam kemajuan gerakan ZISWAF secara menyeluruh.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Rp200 Miliar untuk Penanganan Gempa NTT dan Dorong Penguatan Lumbung Cadangan Daerah

Sumber : kemenkeu.go.id

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini