Ketapang, PR Politik – Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Ketapang sekaligus Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, turun langsung meninjau kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Pelang, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Minggu (23/8).
Didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Alexander Wilyo mengecek langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan proses pemadaman dan penanganan karhutla berjalan secara optimal.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Ketapang tersebut juga menjadi bentuk dukungan moral kepada para petugas yang masih berjibaku memadamkan api di tengah kondisi karhutla yang membutuhkan penanganan cepat dan sinergis.
Sebagai wujud kepedulian di lapangan, Alexander Wilyo bersama jajaran Forkopimda dan kepala OPD turut menyerahkan bantuan logistik berupa pasokan makanan dan minuman kepada para petugas pemadam yang bersiaga di lokasi.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh petugas yang telah bekerja keras tanpa kenal lelah dalam menangani ancaman karhutla. Menurutnya, penanggulangan bencana ini membutuhkan kerja sama solid dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tim pemadam teknis, hingga masyarakat luas.
Ia juga mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang rentan memperluas sebaran titik api.
“Terima kasih kepada seluruh petugas yang sudah bekerja keras di lapangan. Kita pastikan penanganan berjalan dan terus melakukan koordinasi agar karhutla ini dapat segera dikendalikan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat strategi pencegahan dan penanggulangan karhutla secara komprehensif. Langkah ini ditempuh melalui penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kesiapsiagaan armada, serta pemberian dukungan operasional berkelanjutan bagi personel di lapangan.
Melalui respons cepat dan kolaborasi terpadu ini, Pemkab Ketapang berharap proses pemadaman titik api dapat diakselerasi guna mencegah perluasan dampak kebakaran yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.
sumber : Partai Gerindra















