Tokyo, PR Politik – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Prefektur Yamaguchi, Jepang, melalui penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) terkait peningkatan pengiriman dan penerimaan peserta pemagangan teknis asal Indonesia.
Kerja sama tersebut ditandatangani pada Kamis (27/8) di Prefektur Yamaguchi, Jepang, dengan fokus utama pada penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta peningkatan sistem pelindungan bagi para peserta magang selama berkarier di Jepang.
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menyampaikan bahwa penandatanganan kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat pertukaran informasi, percepatan penanganan permasalahan ketenagakerjaan, hingga pelindungan menyeluruh bagi peserta selama mengikuti program. Selain itu, skema ini dirancang untuk menciptakan mekanisme berbagi informasi yang mendukung pengembangan karier dan kemandirian peserta seusai kembali ke Tanah Air.
“Penandatanganan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kerja sama Indonesia–Jepang, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia dan pemagangan teknis. Jepang memiliki pengalaman, teknologi, dan budaya produktivitas yang berharga, sementara Indonesia memiliki SDM potensial yang siap berkontribusi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa implementasi teknis dari MoC ini nantinya akan diselaraskan dengan perkembangan regulasi ketenagakerjaan terbaru di Jepang, yakni skema Employment for Skill Development (ESDP), guna membangun fondasi pengembangan SDM yang adaptif.
Dalam rangka mendukung keberhasilan program tersebut, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menyiapkan calon tenaga kerja yang memiliki kualifikasi keterampilan yang memadai, penguasaan bahasa Jepang, etos kerja tinggi, serta pemahaman budaya kerja sesuai kebutuhan industri di Jepang. Pihak Indonesia juga berharap Pemerintah Prefektur Yamaguchi konsisten mendukung terciptanya lingkungan kerja dan sosial yang kondusif serta aman bagi peserta magang asal Indonesia.
“Penandatanganan MoC dengan Pemerintah Prefektur Yamaguchi ini merupakan langkah awal untuk implementasi yang lebih konkrit dalam peningkatan SDM Indonesia melalui Technical Intern Training Program. Kami berharap MoC ini segera diterjemahkan ke dalam program yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta, perusahaan, serta masyarakat di kedua negara, serta menjadi fondasi awal untuk menerapkan kebijakan baru ESDP yang akan segera diberlakukan pada awal tahun depan,” ujarnya.
sumber : Kemnaker















