Jakarta, PR Politik – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta, secara resmi meluncurkan (launching) Desk Verifikasi Partai Politik (Verpol) sebagai langkah strategis menyongsong agenda politik Pemilu 2029. Peluncuran ini dilaksanakan dalam Rapat Koordinasi ke-6 Pimpinan DPP, DPW, dan DPD Partai Gelora Indonesia yang digelar secara daring, Minggu (2/8).
Momentum tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya fase aktivasi manajemen partai secara serentak di seluruh tingkatan struktur organisasi. Anis Matta menegaskan bahwa pembentukan Desk Verpol ini bertujuan memastikan seluruh kelengkapan administrasi, kepengurusan fisik, hingga kesiapan SDM memenuhi syarat verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Desember 2027.
“Setelah aktivasi kognitif berjalan baik, dan sekarang kita masuk ke aktivasi manajemen. Kita siapkan semuanya dari sekarang agar target lolos verifikasi selesai lebih awal pada Desember mendatang,” ujarnya.
Ia menilai konsolidasi internal Partai Gelora di semua tingkatan telah berjalan sukses. Ia mengibaratkan pergerakan partai saat ini laksana sebuah mobil yang siap berpindah dari jalur lambat menuju jalur cepat atau jalan tol.
“Insya Allah dengan kepemimpinan yang solid, kita akan lolos verifikasi partai politik dan menjadi peserta Pemilu 2029. Kita akan menjemput kemenangan pada Pemilu 2029,” tegasnya.
Guna menunjukkan komitmen penuh, DPP Partai Gelora menerjunkan jajaran pimpinan terasnya untuk mengawal langsung Desk Verpol ini. Posisi Ketua Desk Verpol diamanahkan kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora, Mahfuz Sidik. Ia didampingi oleh Akhmad Faradis (Ketua DPP Koordinator Bidang Pemenangan Teritorial) sebagai Wakil Ketua I, Triwisaksana (Ketua DPP Koordinator Bidang Penggalangan) sebagai Wakil Ketua II, serta Achmad Rilyadi (Bendahara Umum) yang mengemban tugas sebagai Bendahara Desk Verpol.
Untuk memastikan kesiapan yang merata, Desk Verpol telah menetapkan tahapan garis waktu (timeline) kerja yang terukur:
-
Agustus 2026: Penuntasan pembentukan Desk Verpol di 38 DPW (tingkat provinsi) dan seluruh DPD (kabupaten/kota).
-
Akhir Desember 2026: Pemantapan konsolidasi personal, pemetaan daerah pemilihan (dapil), serta percepatan rekrutmen anggota untuk penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) digital.
-
Januari–Juni 2027: Pemenuhan dan standardisasi sarana fisik, sekretariat, serta instrumen administrasi dari tingkat DPW, DPD, hingga DPC.
-
Juli–Desember 2027: Pelaksanaan pendaftaran dan proses verifikasi resmi di KPU.
Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik menyatakan, proses verifikasi kali ini merupakan pertaruhan penting bagi keberlangsungan partai.
“Saya menerima amanah ini. Saya akan memimpin pendaftaran dan verifikasi parpol untuk Pemilu 2029 dan Pemilu Daerah (Pilkada) 2031, dengan menekankan pentingnya gotong royong seluruh jajaran pengurus pusat hingga DPC,” tuturnya.
Memprediksi pertempuran politik 2029 yang kian kompleks, ia menegaskan Desk Verpol akan bergerak dengan filosofi anak panah yang mengedepankan akurasi tinggi.
“Sesuai arahan Ketua Umum, situasi yang kita hadapi ke depan jauh lebih rumit dan penuh turbulensi. Karena itu, tidak ada pilihan lain bagi kita kecuali bekerja secara presisi, efektif, dan efisien,” lanjutbta.
Ia optimistis modal pengalaman Pemilu 2024 menjadi kekuatan berharga bagi Partai Gelora. Saat masa perbaikan pemilu lalu, mesin partai terbukti mampu memobilisasi hingga 243 ribu anggota serta merekrut lebih dari 35 ribu anggota baru hanya dalam kurun waktu satu bulan.
Dengan modal kesiapan struktur organisasi yang telah mencapai 100 persen di tingkat DPP dan DPW, 93 persen di tingkat DPD, serta eksistensi 73 anggota legislatif DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh Indonesia, Partai Gelora meyakini mampu menyapu bersih seluruh tahapan verifikasi. Setelah peresmian Desk Verpol ini, Partai Gelora dijadwalkan akan meluncurkan Desk Pemenangan Pemilu pada bulan depan.
sumber : Partai Gelora















