Respons Cepat Bencana Cisarua, Mentan Amran Salurkan 24 Truk Pangan dan Siapkan Solusi Permanen

Bandung Barat, PR Politik – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau langsung lokasi bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan, Rabu (28/1). Didampingi jajaran Eselon I Kementan dan Komisi IV DPR RI, Mentan memastikan negara hadir untuk menangani dampak bencana serta melindungi 564 jiwa pengungsi yang kini berada di posko-posko penampungan.

Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 24 truk logistik berisi pangan siap saji, beras, air mineral, hingga susu UHT diserahkan kepada masyarakat terdampak. Bantuan ini merupakan kolaborasi antara Kementan dengan mitra swasta dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) daerah.

“Kami turut berduka cita atas korban bencana di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kami turun langsung memberi bantuan ada 24 truk, bantuan siap saji, tetapi ada juga beras dan seterusnya,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada tanggap darurat, Mentan Amran membawa misi solusi permanen bagi wilayah dengan topografi curam. Ia menginstruksikan perubahan pola tanam di lereng-lereng tajam, dari tanaman hortikultura yang berakar pendek menjadi tanaman tahunan atau perkebunan yang memiliki perakaran kuat guna mengikat tanah dan mencegah erosi.

“Ini kita harus berikan solusi permanen. Kami minta Pak Bupati, kami akan mengganti tanaman hortikultura di daerah kemiringan tajam. Itu kita ganti menjadi tanaman perkebunan. Nah daerah-daerah yang landai kita tanami hortikultura, jadi kita bagi. Kalau tanaman tahunan, itu akarnya bisa dalam sehingga mencegah erosi dan longsor,” jelasnya.

Mentan memastikan anggaran untuk program ini sudah tersedia sesuai dengan visi besar Presiden RI untuk memperluas tanaman perkebunan hingga 870 ribu hektare secara nasional. Pemerintah juga siap memulihkan sarana produksi yang hancur, termasuk greenhouse milik petani, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah.

Baca Juga:  RI-Mesir Perkuat Sinergi, Bahas Kunjungan Presiden El-Sisi dan Isu Palestina

Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, memberikan apresiasi tinggi atas aksi jemput bola yang dilakukan Kementerian Pertanian yang dinilai melampaui tugas pokoknya demi kemanusiaan.

“Kami dari Komisi IV mengapresiasi Kementerian Pertanian yang selaku mitra Komisi IV yang selalu cepat tanggap menanggulangi bencana. Bukan hanya di bidangnya, tapi Kementan fokus juga dengan bantuan kemanusiaannya,” ungkapnya.

Mentan Amran menegaskan bahwa UPT Kementan akan langsung bergerak begitu usulan teknis dari Bupati dan Gubernur diterima. Selama masa transisi, petani tetap diperbolehkan melakukan tumpangsari agar stabilitas pendapatan ekonomi keluarga tetap terjaga di tengah proses pemulihan.

sumber : Kementan RI