KAIRO, PR Politik – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Anis Matta, menggelar serangkaian pertemuan diplomatik tingkat tinggi di Kairo, Mesir, pada Kamis (5/2). Langkah ini dilakukan guna mempererat hubungan bilateral sekaligus mematangkan agenda strategis antarkedua negara.
Dalam pertemuan perdana, Wamenlu Anis menemui Asisten Menteri Luar Negeri Urusan Asia Pasifik Mesir, Mohsen Hamza. Fokus utama pembicaraan mencakup kesiapan protokol untuk menyambut kunjungan Presiden Mesir ke Indonesia dalam rangka KTT D-8, serta rencana pertemuan bilateral dengan Presiden RI.
Selain agenda kepresidenan, kedua pihak mendalami kerja sama di berbagai sektor krusial. Beberapa poin utama yang disepakati meliputi:
-
Sektor Ekonomi: Optimalisasi perdagangan dan perluasan investasi.
-
Sosial Budaya: Penguatan pertukaran budaya dan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menetap di Mesir.
-
Geopolitik: Diskusi mendalam mengenai stabilitas kawasan dan komitmen bersama dalam upaya perdamaian Palestina.
Usai berdiskusi dengan Mohsen Hamza, Wamenlu Anis melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Luar Negeri, Imigrasi, dan Urusan Warga Negara Mesir di Luar Negeri, Dr. Badr Abdelatty. Pertemuan ini mempertegas usulan agenda KTT D-8 serta mengonfirmasi rencana kunjungan Menlu Mesir ke Indonesia dalam waktu dekat.
Dalam suasana yang hangat dan produktif, kedua pejabat tersebut kembali memberikan penekanan khusus pada isu kemanusiaan di Timur Tengah. Pertemuan tersebut secara spesifik menekankan pentingnya upaya perdamaian untuk rakyat Palestina.
Sepanjang rangkaian agenda di Kairo, Wamenlu Anis didampingi oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Kuncoro Giri Waseso, dan Direktur Timur Tengah Kemenlu RI, Ahrul Tsani Fathurrahman. Hasil dari pertemuan ini akan segera ditindaklanjuti secara teknis untuk memperkokoh kemitraan strategis Indonesia-Mesir di masa depan.
sumber : Kemlu RI















