Soe, PR Politik – Akses pelayanan kesehatan yang terjangkau dan dekat dengan pemukiman warga kini kian mudah dijangkau oleh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT). Kontainer kesehatan bantuan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo telah resmi difungsikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTS sebagai pos pelayanan kesehatan masyarakat.
Fasilitas kesehatan mobile berbasis kontainer ini disiagakan untuk memfasilitasi pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma (gratis) bagi masyarakat Soe dan sekitarnya tanpa perlu menempuh jarak jauh ke fasilitas kesehatan rujukan.
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten TTS, Marthen Natonis, menyampaikan bahwa penyerahan bantuan kontainer kesehatan tersebut merupakan wujud komitmen nyata partainya dalam memperluas jangkauan layanan dasar kesehatan di daerah.
“Bagi kami di Partai Perindo, ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Sebagai bagian dari elemen bangsa yang ikut membangun Indonesia dan daerah, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah,” katanya dalam keterangannya, Rabu (2/9).
Ia menegaskan bahwa usai penyerahan aset hibah tersebut kepada pemerintah daerah, tata kelola operasional dan penyiapan Tenaga Kesehatan (Nakes) sepenuhnya berada di bawah kendali Pemkab TTS. Namun, fungsi pengawasan akan terus dijalankan oleh jajaran legislatif.
“Pengelolaan dan manajemen sumber daya manusia sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah karena fasilitas ini sudah kami serahkan kepada Pemkab Timor Tengah Selatan. Namun, karena kami memiliki anggota dalam satu fraksi di DPRD, kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pemanfaatan kontainer kesehatan Perindo ini,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Karolina Tahun, memaparkan bahwa pos pelayanan kesehatan ini mengadopsi skema Integrasi Layanan Primer (ILP). Layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan bagi bayi, balita, ibu hamil, hingga kelompok lanjut usia (lansia), dilengkapi dukungan fasilitas laboratorium sederhana serta unit farmasi.
Tenaga medis yang disiagakan meliputi perawat, bidan, petugas farmasi, dan analis kesehatan, sedangkan dokter disiagakan secara berkala sesuai jadwal.
“Jadi, bagi Bapak dan Ibu yang sedang berbelanja di Pasar Inpres Soe kemudian merasa kurang sehat atau ingin memeriksakan kesehatan, dapat datang ke pos pelayanan kesehatan ini. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis,” katanya.
Pos pelayanan kesehatan kontainer yang diresmikan bertepatan dengan momentum HUT ke-104 Kota Soe ini diharapkan dapat menopang ketahanan fisik dan produktivitas masyarakat, sejalan dengan agenda penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
sumber : Partai Perindo















