Jakarta, PR Politik (23/11) – Lawatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Inggris membuahkan hasil signifikan dengan tercapainya komitmen investasi sebesar 8,5 miliar dolar AS. Presiden menyampaikan kabar baik ini usai bertemu dengan 19 pemimpin perusahaan besar dalam CEO Roundtable Forum yang digelar di Lancaster House, London, pada Kamis, 21 November 2024.
“Barusan saya bertemu dengan pemimpin-pemimpin perusahaan besar, di sini ada 19 tokoh. Mereka sudah berkomitmen investasi 8,5 miliar dolar AS. Ini menunjukkan optimisme mereka terhadap ekonomi kita,” ujar Presiden Prabowo kepada awak media di London.
Presiden menekankan bahwa tingginya kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia semakin nyata, seiring dengan komitmen pemerintah terhadap tata kelola yang bersih dan efisien. Lawatan Presiden sebelumnya ke Brasil, Amerika Serikat, dan Tiongkok juga menjadi bukti meningkatnya posisi strategis Indonesia di mata dunia.
“Saya kira ini cukup bagus menunjukkan kepercayaan global terhadap ekonomi Indonesia. Tentunya pemerintah yang bersih mereka sangat menghargai itikad kita,” tambahnya.
Menteri Keuangan Sri Mulyani, yang turut mendampingi Presiden, menjelaskan bahwa para CEO Inggris menunjukkan minat besar pada berbagai sektor prioritas di Indonesia, seperti transisi energi, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang STEM dan kesehatan.
“Mereka ingin melihat bagaimana arah kebijakan dan komitmen Presiden terhadap investasi. Banyak yang sangat tentu saja surprise dalam artian positif mendengar sendiri dari Bapak Presiden mengenai prioritas dan komitmen terhadap clean dan efficient government itu sangat-sangat diapresiasi betul,” jelas Sri Mulyani.
Baca Juga: Surahman Hidayat Kutuk Keras Pelaku Kejahatan Siswi MI Banyuwangi, Dorong Penegakan Hukum Tegas
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani turut memberikan pandangannya, menyebut stabilitas politik dan ekonomi Indonesia sebagai daya tarik utama bagi investor. Rosan menegaskan bahwa transisi pemerintahan yang damai turut meningkatkan kepercayaan pelaku usaha.
“Antusiasme untuk berinvestasi di Indonesia bukan hanya tinggi, tapi makin tinggi. Mereka melihat stabilitas politik dan ekonomi kita sangat baik, dan transisi pemerintahan yang berjalan damai memberikan kepercayaan lebih tinggi,” ungkap Rosan.
Kunjungan kerja ini menjadi langkah strategis pemerintah Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan Inggris, sekaligus membuka peluang investasi baru di berbagai sektor strategis. Forum ini juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerja sama internasional.
Selain Sri Mulyani dan Rosan Roeslani, delegasi yang mendampingi Presiden Prabowo dalam forum tersebut meliputi Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Budi Djiwandono.
Komitmen investasi ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan peluang kerja baru, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mempercepat transformasi berbagai sektor prioritas di Indonesia.
Sumber: setneg.go.id















