Perkuat Investasi Energi Hijau, Forum Bisnis Indonesia-Tiongkok Bukukan Kesepakatan MoU Rp24 Triliun

Jakarta, PR Politik – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing berkolaborasi dengan Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, PT Danareksa, KADIN Indonesia, serta Komite Indonesia Tiongkok (KIKT) sukses menggelar ajang bisnis “Indonesia-China Partnership Forum: Advancing Green Energy and Future Technology” di Jakarta, Rabu (23/7). Forum strategis ini dihadiri oleh sekitar 350 peserta, termasuk 30 investor potensial asal Tiongkok, guna mendorong kerja sama ekonomi konkret di sektor energi bersih dan teknologi masa depan.

Dalam pidato pembukanya, Duta Besar RI untuk RRT, Djauhari Oratmangun, menggarisbawahi daya tawar Indonesia sebagai destinasi investasi strategis yang didukung oleh pasar domestik yang luas, bonus demografi, iklim investasi yang kondusif, serta peran sentralnya sebagai gerbang utama di kawasan ASEAN.

Daya tarik investasi nasional tersebut dibuktikan oleh realisasi investasi Indonesia periode Januari–Juni 2026 yang berhasil menembus Rp1.010,6 triliun. Secara akumulatif, investasi Tiongkok di Indonesia sepanjang kurun 2021 hingga semester I 2026 telah mencatatkan angka USD 38,34 miliar dan menyerap lebih dari 553 ribu tenaga kerja lokal.

Rangkaian forum tersebut diisi dengan sesi diskusi panel strategis serta agenda business matching yang diselenggarakan secara paralel. Sebanyak 29 peserta memanfaatkan sesi konsultasi bisnis yang didukung langsung oleh jajaran BKPM, PT Danareksa, PLN, OCBC, Fangda Partners, dan KIKT.

Fokus pembahasan berpusat pada komitmen Indonesia mencapai target Net Zero Emission pada 2060, percepatan transisi energi terbarukan, elektrifikasi, penerapan teknologi efisiensi energi, transfer teknologi, hingga kesiapan kawasan industri terintegrasi yang berkonsep ramah lingkungan.

Puncak dari penyelenggaraan forum bisnis ini ditandai dengan penandatanganan tiga Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan total nilai fantastis melebihi CNY 9,03 miliar atau setara Rp24 triliun.

Baca Juga:  Masuk Peringkat 6 Dunia, Menperin Agus Gumiwang Pacu Mutu Startup Industri Lewat SBIN dan Gandeng Raksasa Semikonduktor

Kesepakatan bilateral tersebut mencakup:

  1. Kemitraan antara PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk dengan Guangxi G. Taste Food Co., Ltd.

  2. Kerja sama strategis PT Telkom Properti Indonesia dengan PT CNEC Engineering Indonesia/CNNC.

  3. Kemitraan multipihak antara Pemprov Sumatera Utara, PT Kartika Amerisia Aquasys, dan PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara bersama PT CNEC Engineering Indonesia/CNNC.

Capaian nilai investasi yang besar ini menjadi sinyal positif atas kian solidnya tingkat kepercayaan para pelaku industri dan investor Tiongkok terhadap prospek pertumbuhan ekonomi serta stabilitas pasar di Indonesia.

sumber : Kemlu RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini