Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, menegaskan bahwa prestasi olahraga nasional tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui sinergi kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas. Hal ini disampaikannya dalam acara Talkshow Milo National Championship 2026 di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, Minggu (1/2).
Mantan maestro bulu tangkis dunia ini menyebut bahwa dukungan dari pihak swasta merupakan katalisator penting dalam membantu pemerintah memajukan ekosistem olahraga, terutama dalam menjaring bibit muda potensial.
“Pembinaan olahraga tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan kesabaran dan proses jangka panjang. Oleh karena itu, kolaborasi dan aksi nyata seperti yang dilakukan hari ini menjadi sangat penting,” ujarnya.
Wamenpora Taufik juga menyoroti peran strategis pemerintah daerah dalam peta jalan olahraga nasional. Baginya, prestasi di tingkat pusat merupakan cerminan dari keberhasilan pembinaan yang dilakukan di kabupaten, kota, hingga provinsi.
“Pembinaan atlet nasional sangat bergantung pada kekuatan pembinaan di daerah. Atlet yang kuat akan menjadi fondasi utama bagi prestasi olahraga nasional,” paparnya di hadapan para penggiat olahraga dan peserta kompetisi.
Guna memastikan visi pembinaan berjalan linier, Kemenpora berencana melakukan terobosan dalam sistem koordinasi. Pemerintah akan menggelar forum rutin secara daring bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di seluruh Indonesia untuk memantau perkembangan program secara berkala.
Langkah koordinasi mingguan maupun bulanan ini diharapkan dapat menghapus hambatan birokrasi dan teknis, sehingga kebijakan yang dirancang di pusat dapat terimplementasi secara konkret oleh pemerintah daerah demi mewujudkan kejayaan olahraga Indonesia di kancah internasional.
sumber : Kemenpora RI















