Pemerintah Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Percepat Rehabilitasi Jaringan Irigasi untuk Swasembada Pangan

Jakarta, PR Politik – Pemerintah berkomitmen penuh mewujudkan swasembada pangan nasional dengan mempercepat rehabilitasi jaringan irigasi pertanian di seluruh Indonesia. Langkah strategis ini dianggap krusial untuk meningkatkan produksi padi, terutama di tengah tantangan iklim. Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menekankan bahwa keberhasilan produksi beras bergantung pada ketersediaan dan kualitas infrastruktur irigasi. Oleh karena itu, ia mendorong sinergi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

“Kita tidak bisa berbicara soal peningkatan produksi padi jika irigasinya bermasalah. Perlu kerja bersama antara Kementerian Pertanian, Kementerian PU, Bappenas, dan pemerintah daerah agar percepatan rehabilitasi jaringan irigasi ini bisa berjalan optimal,” ujar Mentan Amran dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pertanian, Jumat (22/8/2025).

Rakor ini menjadi momentum penting dalam percepatan peningkatan produksi beras nasional, dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari berbagai kementerian dan lembaga terkait. Percepatan rehabilitasi ini adalah bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, yang bertujuan agar seluruh daerah irigasi nasional dapat berfungsi maksimal.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya menjaga ketahanan pangan jangka panjang. Irigasi yang berfungsi baik akan memperpanjang masa tanam dan menjamin ketersediaan air bagi lahan sawah, terutama saat musim kemarau.

Sebagai bentuk konkret komitmen lintas sektor, pemerintah menyepakati percepatan fasilitasi irigasi pertanian melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) yang melibatkan Kementerian Pertanian, Kementerian PU, Bappenas, dan pemangku kepentingan lainnya. Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk jajaran TNI (Danrem/Dandim), dinas pertanian, dan pekerjaan umum di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta Balai Wilayah Sungai (BWS).

Pemerintah optimistis bahwa percepatan rehabilitasi jaringan irigasi akan menjadi motor penggerak utama dalam menciptakan lompatan produksi padi. Dengan sinergi dan kolaborasi semua pihak, target swasembada pangan diyakini dapat tercapai secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Kementan Tancap Gas Hilirisasi Perkebunan, Gandeng Petani dan Industri Olahan

Plt. Dirjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Hermanto, mengungkapkan, segenap unsur pemerintah berkomitmen untuk terus bersinergi. “Komitmen ini diharapkan mampu mengakselerasi langkah-langkah strategis kita dalam membenahi daerah irigasi nasional. Kualitas infrastruktur irigasi menjadi vital dalam mendukung ketersediaan pangan. Kalau ketersediaan dan kualitas irigasi baik, kita bisa tanam dam bisa panen sepanjang tahun,” jelas Hermanto.

 

sumber : Kementan RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru