Optimalkan Program Kerja, Mendagri Tito Karnavian Minta TP PKK Papua Pegunungan Jadi Mesin Sosial Tepat Sasaran

Jakarta, PR Politik – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Papua Pegunungan memastikan program kerja tepat sasaran. Hal ini mengingat potensi TP PKK yang besar sebagai mesin sosial yang menjangkau hingga level keluarga.

Mendagri menjelaskan bahwa TP PKK adalah satu-satunya organisasi yang memiliki kemampuan untuk menyentuh langsung hingga ke unit keluarga.

“Karena satu-satunya organisasi yang menyentuh sampai keluarga, pendidikan. Selain Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, tidak ada organisasi setahu saya yang bisa sampai ke keluarga [kecuali TP PKK],” ujar Mendagri saat menghadiri Pelantikan Ketua TP PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Pegunungan di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP), Jakarta, Kamis (4/12).

Untuk mengoptimalkan potensi ini, Mendagri menekankan pentingnya menghidupkan organisasi melalui pelaksanaan program kerja yang cepat dan tepat sasaran, yang menuntut kemampuan kepemimpinan kuat agar program tidak hanya bersifat seremonial.

Ia menambahkan bahwa 10 program utama TP PKK, termasuk bidang pendidikan dan kesehatan, memiliki manfaat besar bagi masyarakat Papua Pegunungan. Mendagri juga mendorong agar peran Posyandu diperluas.

“[Posyandu] tidak hanya sekadar urusan kesehatan timbang badan anak. Sekarang branding-nya sudah terkenal dengan hanya kesehatan. Oke, ini teruskan, tapi tambahkan dengan yang lain selagi mampu, yaitu bidang pendidikan, kemudian bantuan sosial,” imbuhnya.

Mendagri juga meminta Ketua TP PKK Provinsi Papua Pegunungan yang baru dilantik, Anggita Bestari Tabo, untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Ia mendorong agar Anggita melakukan studi pembelajaran ke Kabupaten Sumedang yang dinilai berhasil menangani stunting dengan pendekatan sistematis.

“Saya rekomendasi kapan-kapan Ibu ajak sama mungkin Bappeda atau Sekda atau dinas sosial di sana berangkat ke Sumedang. Sumedang itu salah satu yang menangani sangat sistematis sekali penanganan stunting,” tandas Mendagri.

Baca Juga:  Wamenpar Tegaskan Tidak Boleh Ada Praktik Pungli Di Destinasi Wisata

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, serta pejabat terkait lainnya.

sumber : Kemendagri RI

Bagikan: