Jakarta, PR Politik (9/12) – Anggota Komisi IX DPR RI, Nuroji, menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menangani isu stunting, yang masih menjadi masalah besar di berbagai provinsi, termasuk Riau. Pernyataan ini disampaikan Nuroji dalam pertemuan tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IX dengan para pemangku kepentingan di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, pada Senin (9/12/2024).
Menurut Nuroji, meskipun Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, angka stunting yang masih mencapai 13 persen secara nasional menunjukkan banyak anak-anak yang masih mengalami kekurangan gizi. Ia menyatakan bahwa meski pemerintah pusat memiliki peran penting, penyelesaian masalah ini tidak bisa hanya mengandalkan upaya dari pusat.
“Dengan kemampuan daerah yang besar, seharusnya isu stunting bisa diatasi. Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat saja,” ungkap Nuroji.
Baca Juga: Rachmat Gobel Tekankan Peran Koperasi dan PNM dalam Membangun Ekonomi Rakyat
Ia juga menyoroti ketimpangan distribusi pendapatan, terutama di daerah-daerah yang didominasi oleh industri besar, di mana banyak pekerja hanya menerima penghasilan rendah dan kesulitan memenuhi kebutuhan gizi bagi anak-anak mereka.
“Banyak pekerja di daerah industri besar hanya menjadi pekerja kasar dengan penghasilan minim. Hal ini berpengaruh terhadap kemampuan memberikan makanan bergizi bagi anak-anak mereka,” jelasnya.
Nuroji mengharapkan pemerintah daerah dapat lebih progresif dan berinisiatif dalam menuntaskan masalah stunting. Ia menegaskan bahwa program penanganan stunting harus menjadi prioritas bagi setiap daerah, bukan hanya sekadar kebijakan yang datang dari pemerintah pusat.
Sumber: dpr.go.id















