Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani, menyampaikan rasa prihatin mendalam atas meninggalnya seorang balita di Sukabumi yang ditemukan dalam kondisi tubuh dipenuhi cacing.
“Tragedi ini menimbulkan duka yang menyayat hati sekaligus menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Peristiwa ini tidak terjadi jika fungsi pencegahan, pemantauan, dan perlindungan sosial berjalan dengan baik. Saya sangat memahami kekecewaan masyarakat yang menilai pemerintah desa dan perangkatnya kurang sigap dalam mengawasi kesehatan warganya,” ujar Netty dalam keterangan pers, Kamis (21/8).
Netty menegaskan bahwa perangkat desa, kader posyandu, PKK, dan bidan desa harus benar-benar hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan anak serta keluarga.
Lebih jauh, ia menyoroti bahwa kasus ini juga membuka fakta serius terkait masih lemahnya pelaksanaan program perlindungan sosial di masyarakat.
“Masih banyak keluarga miskin yang terabaikan dari data penerima manfaat, tidak memiliki dokumen kependudukan maupun jaminan kesehatan, sehingga kesulitan mengakses layanan dasar ketika kondisi darurat,” katanya.
“Ini harus menjadi evaluasi serius. Perlindungan sosial tidak boleh sebatas program administratif, tetapi benar-benar hadir ketika rakyat membutuhkan, terutama bagi keluarga miskin dan rentan,” tambah Netty.
Politikus PKS itu pun mendorong agar pemerintah pusat dan daerah kembali memperkuat edukasi mengenai pentingnya kebersihan lingkungan.
“Kita harus mengoptimalkan fungsi posyandu sebagai pusat deteksi dini kesehatan anak dengan dukungan tenaga kesehatan desa. Kita juga harus mempermudah akses layanan kesehatan darurat, agar warga miskin yang tidak memiliki dokumen pun bisa segera ditangani,” tegasnya.
Netty menutup dengan peringatan agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
“Peristiwa ini harus menjadi alarm bagi kita semua, bahwa sistem perlindungan sosial dan kesehatan belum sepenuhnya menjangkau rakyat kecil. Kita tidak boleh menunggu tragedi serupa terulang untuk melakukan perbaikan,” kata Netty.
Sumber: fraksi.pks.id















