Jakarta, PR Politik – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melalui program Wirasena secara resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Nominasi Delegasi Indonesia untuk mengikuti 2026 China–ASEAN Youth Campus serta Bridge of the Future China–ASEAN Young Leaders Capacity Building Program.
Sebanyak 12 peserta terbaik dari berbagai perguruan tinggi, organisasi, dan institusi terkemuka di Indonesia dinyatakan lolos seleksi tingkat nasional. Seluruh nominator ini akan melangkah ke tahapan seleksi lanjutan yang diselenggarakan berkolaborasi dengan All China Youth Federation.
Program strategis ini merupakan bagian dari komitmen Kemenpora dalam memperluas peran serta pemuda Indonesia di panggung internasional sekaligus memperkokoh kapasitas kepemimpinan generasi muda di kawasan ASEAN dan Tiongkok. Para peserta yang berhasil lolos memiliki latar belakang yang beragam, mulai dari mahasiswa, akademisi muda, pegiat sosial, hingga profesional muda berprestasi.
Berikut adalah 12 nama peserta yang berhasil lolos dalam seleksi nasional:
-
Rifka Agnes (Yogyakarta State University)
-
Odri Prince A.D. Sembiring (Universitas Gadjah Mada)
-
Muh Bambang Taufik (UIN Alauddin Makassar & SOAS University of London)
-
Muthiah Rahmi Salifa (Hukumonline)
-
Rizka Venusia Budyati (Sinar Hijau Ventures)
-
Sumitro H. Butar Butar (Pauli.idn by Yayasan Natha Bahari Nusantara)
-
Prana Kusuma (Totalier)
-
Nila Cahya (Universitas Borneo Lestari)
-
Aqila Nur Rahmalia (Universitas Nahdlatul Ulama Blitar)
-
Nidya Anifa (Herlens)
-
Saufia Lailatur Rahmah (Pusat Studi Lingkungan Hidup UIN Ar-Raniry Banda Aceh)
-
Salma Noorfitria Ningrum (Universitas Indonesia)
Ke-12 peserta terpilih tersebut akan menempuh tahapan penyaringan akhir bersama All China Youth Federation guna menentukan perwakilan resmi yang akan membawa nama Indonesia di ajang internasional tersebut. Through program ini, para calon delegasi diharapkan mampu memperluas jejaring global, mengasah kecakapan kepemimpinan, serta memperkuat sinergi pemuda dalam merespons tantangan maupun peluang regional.
sumber : Kemenpora















