Lestari Moerdijat Dorong Peningkatan Kompetensi Guru untuk Perbaiki Sistem Pendidikan Nasional

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (22/11) – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya dukungan bersama untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas guru di Indonesia. Menurutnya, upaya ini menjadi bagian krusial dalam menciptakan sistem pendidikan nasional yang lebih baik. “Sejumlah langkah yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para tenaga pengajar harus mendapat dukungan semua pihak, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun alokasi dana,” kata Lestari dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (21/11/2024).

Lestari menyampaikan hal ini setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam kunjungan kerjanya ke Batam, Kepulauan Riau, pekan lalu, menegaskan pentingnya guru memiliki keahlian dasar seperti kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, dan partisipasi aktif dalam kegiatan sekolah. Keahlian ini dianggap sangat vital untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif.

Namun, berdasarkan catatan dari Research on Improving System of Education (RISE), sekitar 50% guru di Indonesia adalah pegawai negeri sipil (PNS), dan 90% dari mereka menjadi tumpuan utama dalam proses pembelajaran. Meski demikian, kualitas pengajaran yang diberikan belum tentu terjamin. Kondisi ini menjadi perhatian Lestari, yang menyatakan bahwa mewujudkan guru dengan kualitas leadership, kemampuan beradaptasi, dan aktivitas di sekolah bukanlah tugas yang mudah.

Lestari, yang akrab disapa Rerie, juga mengingatkan pentingnya identifikasi yang tepat terhadap tantangan yang ada dalam meningkatkan kompetensi guru di berbagai daerah. “Tantangan yang beragam dalam meningkatkan kompetensi guru di setiap daerah harus benar-benar diidentifikasi dengan baik dan membutuhkan dukungan dari pemangku kepentingan serta masyarakat,” ungkapnya.

Dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR pada 18 November 2024, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikdasmen) mengalokasikan anggaran sebesar Rp17,68 triliun untuk Program Peningkatan Kualitas Pengajaran dan Pembelajaran dari total anggaran Rp33,54 triliun pada Tahun Anggaran 2025. Lestari berharap agar program peningkatan kualitas guru yang telah dipersiapkan dapat direalisasikan dengan tepat sasaran.

Baca Juga:  Bramantyo Suwondo: Kualitas Pangan dan Gizi, Kunci SDM Unggul untuk Generasi Emas Indonesia 2045

Sebagai anggota Majelis Tinggi Partai NasDem, Lestari mendorong agar prinsip transparansi anggaran dan efektivitas pelaksanaan program dapat menjadi prioritas dalam proses peningkatan kompetensi para tenaga pengajar di Indonesia. Ia berharap berbagai upaya untuk membangun sistem pendidikan yang lebih baik dapat segera diwujudkan, guna mempercepat proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan mencetak generasi penerus bangsa yang lebih berdaya saing di masa depan.

 

Sumber: fraksinasdem.org