KKP dan Korea Jajaki Kerja Sama Restorasi Mangrove dan Blue Carbon di Sela-Sela COP30

Belém, PR Politik – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Korea menggelar pertemuan bilateral yang difasilitasi oleh Global Green Growth Institute (GGGI) di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim COP30 di Belém, Brasil, pada Rabu (12/11). Pertemuan ini membahas peluang kerja sama di bidang restorasi mangrove dan pengembangan blue carbon untuk memperkuat aksi iklim kedua negara.

Delegasi Korea dipimpin oleh Deputy Minister of Oceans and Fisheries, Jeong-ho Seo, sementara dari Indonesia hadir Direktur Rehabilitasi Mangrove, Ristianto Pribadi. Pihak Korea menyampaikan minat besar terhadap pengalaman Indonesia dalam merehabilitasi mangrove dan komitmen untuk menjajaki program kerja sama konkret di sektor pesisir.

Ristianto Pribadi menjelaskan bahwa Indonesia telah merehabilitasi lebih dari 165 ribu hektare kawasan mangrove, dengan total luas mencapai 3,44 juta hektare.

“Upaya ini bukan hanya untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, tetapi juga bagian dari strategi nasional menuju FOLU Net Sink 2030,” ujar Ristianto.

“Kami menyambut baik inisiatif kerja sama dengan Korea karena akan memperkuat kolaborasi global dalam pengelolaan mangrove dan pengembangan blue carbon,” tambahnya.

Pihak Korea juga menyampaikan ketertarikan untuk mendukung pembangunan World Mangrove Center (WMC) yang diinisiasi Indonesia sebagai pusat pengetahuan dan kolaborasi internasional.

“Kami terkesan dengan capaian Indonesia dan ingin berkontribusi melalui kerja sama teknologi, riset, dan inovasi untuk memperkuat ketahanan pesisir,” ungkap Deputy Minister Jeong-ho Seo.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat membentuk tim teknis untuk membahas rencana kerja sama secara lebih detail, dengan GGGI Indonesia berperan sebagai fasilitator. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin global dalam konservasi mangrove.

 

 

sumber : Kemenhut RI

Baca Juga:  Di Pertemuan ACC, Menlu Sugiono Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Pilar ASEAN untuk Hadapi Kompleksitas Global

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru