Jakarta, PR Politik – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menegaskan bahwa nilai-nilai kebudayaan dan jati diri bangsa harus tetap dijaga sebagai bagian dari identitas autentik Indonesia.
“Seyogianya bagaimana pun, kita haruslah mampu mempertahankan jati diri dan otentik kita sebagai satu bangsa,” ujar Surya Paloh dalam peluncuran Akademi Perempuan NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Jumat (28/2/2025).
Surya Paloh juga menyoroti pentingnya upaya merestorasi nilai-nilai bangsa, termasuk adat istiadat serta kearifan lokal yang harus terus dijaga dalam semangat keindonesiaan.
“Kita mulai melihat bagaimana nation and character building, pembentukan karakter suatu bangsa,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa nilai-nilai dalam keluarga merupakan perekat sosial yang fundamental dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sebaliknya jika memulai proses pendidikan keluarga yang penuh dengan kekayaan, values, dan nilai itu mencerminkan satu harmonisasi yang bisa kita dapatkan dalam kehidupan kita, di tengah-tengah perjalanan kehidupan masyarakat, bangsa, sekarang maupun ke depan,” kata Surya Paloh.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyoroti peran strategis perempuan dalam kemajuan Indonesia. Menurutnya, pergerakan yang diisi oleh kaum perempuan memiliki pengaruh besar dalam membangun masa depan bangsa.
“Indonesia jika ingin melangkah lebih baik ke depan, maka jelas yang amat sangat dibutuhkan adalah spirit dan semangat pergerakan kaum perempuan di negeri ini,” tegasnya.
Surya Paloh meyakini bahwa eksistensi NasDem di masa depan juga bergantung pada peran perempuan. Ia mencontohkan peran ibu dalam rumah tangga yang menjadi sumber ilmu dan bimbingan bagi anak-anak. Pendidikan dasar yang diperoleh dari keluarga akan menjadi modal bagi anak-anak dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat.
“Agar anak-anak kita bisa siap terjun ke masyarakat diiringi dengan pendidikan formal yang mereka miliki, tapi basic dasar pendidikannya kita berangkatkan dari keluarga. Maka untuk itulah, sekali lagi saya katakan, pergerakan kaum perempuan di Indonesia ini menentukan masa depan Indonesia,” pungkasnya.















