Kementerian Kehutanan Berdayakan Kelompok Perempuan di Sekitar TNGD Melalui Pelatihan Pewarnaan Alami

Mamasa, PR Politik – Kementerian Kehutanan Republik Indonesia melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi kelompok perempuan di sekitar Taman Nasional Gandang Dewata (TNGD), Sulawesi Barat. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengganggu kelestarian kawasan hutan.

Kegiatan ini terdiri dari dua pelatihan, yaitu pengenalan dan pencelupan benang dengan pewarna alami, serta pelatihan pemasaran multi usaha bidang kehutanan. Pelatihan yang berlangsung dari 21–23 Agustus 2025 ini dibuka langsung oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan, Indra Exploitasia.

Dalam sambutannya, Indra Exploitasia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai pihak untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga terjadi peningkatan Nilai Transaksi Ekonomi (NTE) di sekitar kawasan hutan. “Kelompok Penenun Wanita di Mamasa Sulawesi Barat memiliki peran penting dalam melestarikan Budaya dan Ekonomi Lokal,” ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kelompok penenun dalam menciptakan variasi warna alami pada benang yang akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kain tradisional ‘Sambu’. Dengan kualitas premium, harga kain tersebut dapat mencapai ratusan ribu rupiah per lembar, sehingga dapat meningkatkan penghasilan kelompok perempuan penenun di Mamasa.

Pelatihan ini merupakan wujud nyata integrasi program di Kementerian Kehutanan yang dilaksanakan bersama Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam (TN Gandang Dewata), Balai P2SDM Wilayah VI Makassar, dan Warna Alami Indonesia (WARLAMI).

 

 

sumber : Kemenhut RI

Baca Juga:  Kemendikdasmen dan Kementerian Kehutanan Bersinergi, Perkuat Literasi Lingkungan dan Kurikulum Kehutanan SMK

Bagikan: