Jakarta, PR Politik (21/11) – Gagasan anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, untuk mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum memulai aktivitas resmi di Gedung DPR RI dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini menjadi kenyataan. Dukungan penuh dari Menteri BUMN Erick Thohir berhasil menjadikan tradisi ini diterapkan secara luas, menciptakan suasana inspiratif dan penuh semangat kebangsaan.
Kawendra Lukistian menyampaikan kebanggaannya bahwa inisiatif sederhana ini mampu melahirkan dampak besar bagi penanaman nilai-nilai nasionalisme. “Lagu Indonesia Raya adalah pengingat perjuangan kita sebagai bangsa. Dengan mengumandangkannya di awal hari, kita diingatkan akan tanggung jawab kita untuk bekerja bagi kepentingan rakyat dan negara,” ungkap Kawendra, Rabu (20/11/2024).
Implementasi di BUMN tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor SE-8/MBU/S/11/2024 yang dikeluarkan oleh Erick Thohir. Ketentuan tersebut mewajibkan seluruh pimpinan, pegawai, tenant, dan tamu yang hadir untuk berdiri tegak dengan sikap sempurna saat lagu kebangsaan diputar. Tradisi ini tidak hanya diterapkan di lingkungan BUMN, tetapi juga di Kementerian BUMN.
Respon masyarakat dan pegawai terhadap kebijakan ini sangat positif. Banyak yang merasa lebih termotivasi dan memiliki semangat kebangsaan yang semakin kuat. Di DPR RI, kebiasaan mengumandangkan Indonesia Raya juga menjadi rutinitas sebelum rapat dimulai, menunjukkan penghormatan kepada negara dan rakyat.
Masyarakat luas memberikan apresiasi atas usulan Kawendra dan langkah nyata Erick Thohir dalam merealisasikannya. “Ini bukan sekadar simbol, tapi juga pengingat bahwa kita semua memiliki tanggung jawab kepada Indonesia,” tegas Kawendra.
Tradisi baru ini dianggap sebagai langkah konkret untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman. Banyak pihak berharap inisiatif ini dapat menginspirasi institusi lain untuk turut menjaga dan menumbuhkan semangat nasionalisme di berbagai sektor.
Sumber: fraksigerindra.id















