Jakarta, PR Politik – Keluarga besar Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) dan jajaran Tentara Nasional Indonesia tengah diselimuti duka mendalam. Salah satu putra terbaik bangsa, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, dilaporkan telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Kuasa pada Minggu (31/5).
Kepergian tokoh militer karismatik ini meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi pihak keluarga, kolega, para prajurit, serta seluruh insan pertahanan nasional yang pernah bersentuhan langsung dengan dedikasi almarhum sepanjang hayatnya.
Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dikenal luas sebagai sosok pemimpin yang memiliki integritas tinggi, keteguhan prinsip yang kokoh, serta rasa nasionalisme yang besar terhadap keutuhan NKRI. Jejak karier keprajuritannya mencatatkan kontribusi penting dalam arsitektur kedaulatan negara, yang puncaknya ditandai saat beliau dipercaya mengemban amanah sebagai Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019 di era Kabinet Kerja.
Bagi institusi Kemhan, almarhum bukan sekadar mantan pimpinan tertinggi, melainkan figur teladan yang sukses mewariskan draf cetak biru kepemimpinan dan komitmen kuat dalam mempertebal sistem pertahanan negara. Berbagai bauran pemikiran strategis serta kebijakan pertahanan yang pernah ditelurkannya akan tetap abadi menjadi fondasi penting bagi kementerian.
Sebagai wujud penghormatan pamungkas negara atas segala jasa dan pengabdian heroik almarhum kepada bumi pertiwi, Kemhan RI telah menyusun draf protokol upacara penghormatan khusus serta persemayaman jenazah secara kedinasan.
Sesuai jadwal manifestasi sirkulasi, jenazah almarhum dijadwalkan tiba di kompleks Kementerian Pertahanan dan akan segera disemayamkan di koridor depan Aula Bhinneka Tunggal Ika (BTI), Kemhan, Jakarta, pada Senin (1/6) pagi pukul 07.30 WIB.
Prosesi upacara persemayaman resmi di lingkungan kementerian tersebut dijadwalkan akan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup).
Pasca-prosesi penghormatan internal selesai dilaksanakan, otoritas pertahanan akan menggelar upacara pelepasan jenazah dari markas Kemhan pada pukul 11.00 WIB. Jasad sang jenderal selanjutnya akan dikawal ketat dalam iring-iringan konvoi bergerak menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan.
Sebagai bentuk penghargaan tertinggi dari negara kepada seorang prajurit sejati dan negarawan yang telah mewakafkan hidupnya demi kedaulatan Indonesia, prosesi pemakaman akan dilangsungkan melalui upacara pemakaman militer yang khidmat.
Upacara pemakaman militer di TMP Kalibata tersebut dijadwalkan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia yang bertindak selaku Inspektur Upacara.
sumber : Kemhan RI















