Bandung, PR Politik – Maraknya peredaran barang impor ilegal di dalam negeri mendorong Komisi XI DPR RI untuk menuntut keseriusan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dalam memperketat pengawasan. Hal ini dinilai krusial demi menekan transaksi ilegal yang berpotensi besar merugikan pendapatan negara dan melemahkan daya saing industri dalam negeri.
Anggota Komisi XI DPR RI, Fathi, menegaskan bahwa pemerintah harus segera mengambil langkah tegas untuk melindungi industri nasional dari serbuan barang impor ilegal. Ia menekankan pentingnya keterlibatan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Dirjen Bea dan Cukai sebagai mitra kerja Komisi XI DPR.
“Impor ilegal ini juga berefek kepada industri tekstil kita benar-benar terhantam ditambah melawan produk-produk selundupan,” jelas Fathi kepada Parlementaria usai pertemuan Komisi XI di Kantor Wilayah Bea Cukai Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Selasa (15/04/2025).
Politisi Fraksi Partai Demokrat tersebut mengingatkan bahwa banjir barang selundupan tidak hanya berdampak pada industri besar, tetapi juga dapat merusak sendi-sendi perekonomian nasional. Apalagi, Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, sehingga penanganan persoalan impor ilegal menjadi semakin mendesak.
Fathi menyoroti bahwa sejumlah barang ilegal seperti rokok tanpa pita cukai mendominasi hasil penindakan yang dilakukan oleh aparat Bea Cukai. Ia menegaskan, jika dibiarkan, arus masuk barang ilegal ke pasar dalam negeri akan mengganggu kestabilan ekonomi dan mengancam eksistensi sektor legal.
“Tangkapan kami di rokok ilegal dan pita cukai paling signifikan, dan itu jika dibiarkan barang-barang ilegal, kemudian masuk ke dalam negeri itu bisa ganggu ekonomi yang legal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fathi juga menekankan bahwa pelaku UMKM pun turut menjadi korban dari praktik impor ilegal. Barang-barang selundupan yang dijual dengan harga sangat murah jauh di bawah harga pasar domestik membuat pelaku usaha kecil kian tertekan dan kehilangan daya saing.
Meski begitu, Fathi mengapresiasi langkah-langkah strategis yang telah diambil Bea Cukai dalam menggandeng berbagai instansi dan pihak terkait untuk menekan laju barang ilegal.
“Kita mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan oleh Bea Cukai dengan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan produk-produk dalam negeri. Kolaborasi yang erat antara Bea Cukai dan instansi terkait harus terus dijalin demi melindungi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya.
Sumber: fraksidemokrat.com















